-
Fabio Capello mengkritik keras kualitas wasit dan menyebut mereka sebagai organisasi mafia tertutup.
-
Mantan pelatih timnas Inggris ini mengusulkan mantan pemain dilibatkan dalam ruang kontrol VAR.
-
Capello merasa wasit tidak memahami dinamika fisik asli pemain sepak bola saat bertanding.
Suara.com - Legenda kepelatihan Italia, Fabio Capello, melontarkan kritik keras terhadap kualitas wasit modern.
Mantan pelatih AC Milan, Real Madrid, AS Roma, Juventus, hingga tim nasional Inggris itu bahkan menyebut para wasit sebagai mafia dan mengajukan solusi tegas untuk memperbaiki sistem Video Assistant Referee (VAR).
Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan Capello dalam wawancancara mendalam bersama media Spanyol, Marca, pada Senin (5/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Capello tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap banyaknya keputusan kontroversial yang melibatkan VAR di sepak bola saat ini.
Saat ditanya soal standar perwasitan, Capello langsung bereaksi keras. “Sudahlah, sudahlah. Ini topik yang membuat saya sangat marah,” ujar Capello.
Menurutnya, banyak kesalahan terjadi karena pengambil keputusan di ruang VAR tidak benar-benar memahami dinamika di lapangan.
Capello menilai para wasit enggan melibatkan mantan pemain dalam sistem VAR, padahal mereka memiliki pemahaman yang lebih alami soal gerakan dan kontak fisik di sepak bola.
“Wasit adalah sebuah mafia. Mereka tidak ingin mantan pemain terlibat di VAR, padahal mereka memahami gerakan-gerakan dalam sepak bola, bagaimana pemain menahan diri atau melindungi tubuhnya,” tegas Capello.
Capello juga menyoroti keputusan wasit yang kerap meniup peluit saat terjadi kontak ringan.
Baca Juga: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Tahan Imbang Parma dan Tempati Posisi 9 Klasemen
Ia mencontohkan situasi ketika seorang pemain disentuh di wajah lalu langsung terjatuh.
“Seorang pemain tersentuh di wajah lalu langsung jatuh, dan wasit meniup peluit. Kenapa harus ditiup? Kalau saya tingginya 1,90 meter dan lawan 1,75 meter, posisi lengan saya memang setinggi wajahnya. Kenapa itu dianggap pelanggaran? Itu membuat saya gila. Benar-benar gila,” ujarnya.
Tak hanya mengkritik, Capello juga menawarkan solusi konkret.
Ia menyarankan agar setidaknya satu mantan pemain ditempatkan di ruang VAR untuk membantu memberi perspektif sepak bola yang lebih realistis kepada wasit.
“Masukkan satu mantan pemain di sana, yang bisa mengatakan ke wasit: ‘Menurut saya ini bukan penalti’ atau ‘Ini penalti’,” kata Capello.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B