- Sjoerd Woudenberg, mantan pelatih kiper Timnas Indonesia, direkrut AZ Alkmaar klub Eredivisie Belanda.
- Pengalaman Woudenberg di Timnas Indonesia terbukti berharga, ditunjukkan dengan rekrutmen klub elite Eropa.
- Karier Woudenberg menanjak setelah tiga bulan pemecatan massal staf pelatih Timnas Indonesia awal 2025.
Suara.com - Tahun 2025 menjadi periode yang menunjukkan bahwa Timnas Indonesia telah berada di level berbeda dibanding sebelumnya.
Salah satu indikatornya terlihat dari kualitas individu yang terlibat di dalam struktur kepelatihan tim nasional.
Nama Sjoerd Woudenberg menjadi contoh nyata bagaimana standar profesional Timnas Indonesia terus meningkat.
Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia itu kini resmi bekerja di level tertinggi sepak bola Eropa.
AZ Alkmaar, klub papan atas Eredivisie, tidak ragu merekrut Woudenberg untuk menangani sektor penjaga gawang.
Keputusan tersebut menegaskan bahwa pengalaman bersama Timnas Indonesia memiliki nilai tinggi secara internasional.
Padahal sebelumnya, Woudenberg sempat mengalami pemecatan massal akibat restrukturisasi besar yang dilakukan PSSI.
Situasi itu terjadi setelah Timnas Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026.
Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala harus angkat kaki, diikuti seluruh staf pendukungnya.
Baca Juga: Blak-blakan, John Herdman Akui Terpikat Antusias Supporter Timnas Indonesia
Meski begitu, Woudenberg membuktikan kualitasnya tidak tergerus oleh situasi tersebut.
Hanya dalam waktu tiga bulan, ia kembali dipercaya klub elite Belanda.
AZ Alkmaar bergerak cepat mengamankan jasanya tanpa keraguan sedikit pun.
Manajemen klub menilai Woudenberg punya kapasitas besar meningkatkan performa penjaga gawang utama.
Rekam jejaknya di Indonesia sejak 2022 menjadi modal penting dalam lonjakan karier tersebut.
Ia pernah menjadi bagian dari staf Jan Olde Riekerink di Dewa United dengan kontribusi signifikan.
Berita Terkait
-
Blak-blakan, John Herdman Akui Terpikat Antusias Supporter Timnas Indonesia
-
Statistik Laga John Herdman Ternyata Jauh Ungguli Shin Tae-yong, Kok Bisa?
-
John Herdman Diminta Prioritaskan Regenerasi Timnas Indonesia, Siap Penuhi Target Prestasi?
-
John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia: Banyak Potensi
-
Here We Go! Dean James Masuk Radar Juara 4 Kali Liga Champions
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim