-
John Herdman resmi terpilih menjadi pelatih Timnas Indonesia karena visi jangka panjangnya yang jelas.
-
Pelatih asal Inggris ini berkomitmen memberdayakan asisten lokal dan hanya membawa sedikit staf asing.
-
Kesediaan menetap di Indonesia menjadi alasan utama Herdman dipilih dibandingkan kandidat pelatih lainnya.
Suara.com - Sosok arsitek lapangan hijau asal Inggris yakni John Herdman kini resmi mengemban amanah besar di Timnas Indonesia.
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji mengungkapkan kekaguman mendalam terhadap visi yang dibawa oleh pelatih tersebut.
Keputusan krusial ini diambil setelah melalui proses wawancara intensif yang menunjukkan dedikasi tinggi sang pelatih.
Federasi sepak bola nasional melihat adanya keselarasan visi jangka panjang antara program Herdman dengan kebutuhan tim.
Rekam jejak internasional yang mumpuni menjadi modal utama Herdman dalam meyakinkan para petinggi di federasi.
Satu hal yang mencuri perhatian adalah kerendahan hati Herdman dalam menyusun struktur staf kepelatihan.
Alih-alih membawa rombongan besar dari luar negeri, ia justru memilih untuk membatasi jumlah asisten asing.
Sumardji menceritakan momen saat dirinya menanyakan perihal tim teknis yang akan mendampingi pekerjaan berat ini.
“Kami sempat tanya, pertanyaannya sederhana, ketika nanti dipilih, apakah akan membawa gerbong, orang-orangmu, atau teman-temanmu yang biasa bekerja sama?" Kata Sumardji.
Baca Juga: John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia: Banyak Potensi
Pernyataan Herdman saat itu langsung memberikan kesan positif yang sangat kuat bagi pihak Badan Tim Nasional.
Pelatih kawakan tersebut menegaskan hanya akan memboyong sedikit personel kepercayaan untuk membantunya dalam tugas harian.
"Dia bilang paling banyak akan bawa 2-3 orang, selebihnya akan percayakan asisten-asisten lokal dari Indonesia."
Pilihan strategis ini dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap potensi tenaga ahli kepelatihan yang ada di tanah air.
Sikap tersebut menjadi poin tambahan yang membuat namanya semakin unggul di mata para pengambil kebijakan sepak bola.
"Itu suatu kebanggaan buat kami semua, jadi hal-hal mendasar itu sepakat memilih John,” jelasnya dikutip dari Kompas TV.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial
-
Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP
-
Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia
-
Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla