- Rafael Struick menghadapi masa sulit di Dewa United musim 2025/2026, minim bermain dan hanya mencetak satu gol.
- Penyerang Timnas Indonesia ini baru bermain 391 menit dari 13 penampilan hingga pekan ke-16 Super League.
- Kartu merah langsung pada 5 Januari 2026 mengancam posisi Struick di bawah pelatih baru Timnas, John Herdman.
Suara.com - Keputusan besar Rafael Struick untuk 'pulang kampung' dan bergabung dengan Dewa United di awal musim Super League 2025/2026 ternyata belum membuahkan hasil manis.
Alih-alih bersinar, penyerang berlabel Timnas Indonesia ini justru sedang melalui periode paling sulit dalam kariernya.
Datang dengan ekspektasi tinggi sebagai pemain jebolan Eropa, performa Struick bersama Dewa United sejauh ini jauh dari kata memuaskan.
Dari 13 penampilan di semua ajang, ia lebih sering memulai laga dari bangku cadangan.
Fakta ini diperkuat oleh minimnya menit bermain yang ia dapatkan. Hingga pekan ke-16 Super League, ia baru mencatatkan total 391 menit di atas lapangan.
Produktivitasnya pun seret. Satu-satunya gol yang berhasil ia cetak bukan lahir di kompetisi domestik, melainkan di panggung AFC Challenge League.
Puncak dari periode kelamnya terjadi pada Senin (5/1/2026). Dalam laga tandang melawan Bhayangkara FC, Struick harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Insiden kartu merah ini tak pelak semakin mencoreng rapor Rafael Struick musim ini.
Situasi ini menjadi alarm yang berbunyi sangat kencang, terutama karena Timnas Indonesia akan segera memasuki era baru.
Baca Juga: Dipecat PSSI, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Ini Justru Direkrut AZ Alkmaar
Di bawah komando pelatih anyar, John Herdman yang dilaporkan akan segera tiba di Jakarta, persaingan untuk memperebutkan satu tempat di skuad Garuda dipastikan akan jauh lebih ketat.
Herdman dikenal sebagai pelatih yang sangat mengandalkan data performa dan menit bermain reguler di level klub.
Dengan statistik Struick yang kurang meyakinkan dan kini ditambah dengan catatan disiplin yang buruk, posisinya di tim nasional jelas berada dalam ancaman serius.
Berita Terkait
-
De Javu di Timnas Indonesia, John Herdman Punya Satu Kesamaan dengan Patrick Kluivert
-
6 Assist, 5 Gol! John Herdman Layak Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia
-
Ajax Amsterdam Dikabarkan Incar Bek Kiri Timnas Indonesia, Rekomendasi Denny Landzaat?
-
Prediksi Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman Sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia
-
Melihat Potensi Nyetel Antara Filosofis John Herdman di Kanada dengan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis