-
Elkan Baggott diprediksi meninggalkan Ipswich Town pada Januari 2026 karena jarang mendapatkan kesempatan bermain.
-
Pelatih Kieran McKenna memuji profesionalisme Baggott namun mengakui sang pemain membutuhkan menit bermain reguler.
-
Kontrak Baggott bersama Ipswich Town masih berlaku hingga 2028 meski nasibnya kini tengah didiskusikan.
Berkat progres positif tersebut manajemen Ipswich Town sebenarnya telah memberikan apresiasi berupa perpanjangan kontrak baru.
Kontrak yang ditandatangani pada musim panas lalu tersebut secara resmi mengikat sang pemain hingga tahun 2028 mendatang.
Namun kontrak panjang ternyata tidak menjamin tempat utama bagi Baggott di dalam skuad asuhan pelatih Kieran McKenna.
Ketangguhan lini belakang Ipswich yang minim badai cedera membuat persaingan internal menjadi sangat sulit bagi pemain muda.
Manajer Ipswich Town Kieran McKenna akhirnya buka suara mengenai nasib para pemain yang jarang mendapatkan menit bermain.
McKenna mengonfirmasi bahwa pihak manajemen sedang mempertimbangkan langkah terbaik bagi masa depan sejumlah pemain termasuk Baggott.
“Ini tentu menjadi bahan diskusi. Mereka sebenarnya kurang beruntung karena catatan cedera kami musim ini sangat minim,” ujar McKenna kepada media, Desember lalu.
Pelatih berkebangsaan Irlandia Utara itu sangat memahami rasa frustrasi yang mungkin dirasakan oleh para pemain pelapisnya.
Meski jarang diturunkan dalam pertandingan resmi McKenna memberikan pujian terhadap etos kerja yang ditunjukkan oleh Baggott.
Baca Juga: Jay Idzes dan Beban Ekspektasi: Menguji Kedewasaan Suporter Indonesia
“Elkan, Cameron Humphreys, dan Harry Clarke harus sangat sabar. Mereka berlatih dengan luar biasa setiap hari dan terus berkembang. Mereka adalah aset penting bagi tim,” lanjutnya.
Konsistensi dalam sesi latihan menjadi bukti bahwa Baggott tetap menjaga profesionalisme sebagai pemain sepak bola papan atas.
Namun pihak klub juga menyadari bahwa perkembangan seorang pemain akan terhambat jika terus berada di bangku cadangan.
Jam terbang di pertandingan kompetitif dianggap sebagai faktor paling krusial bagi pemain yang masih dalam tahap pertumbuhan.
McKenna memberikan sinyal bahwa opsi peminjaman atau transfer permanen bisa saja diambil pada jendela transfer Januari ini.
Keputusan akhir nantinya akan didasarkan pada kepentingan bersama antara kemajuan individu pemain dan kedalaman skuad tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Direktur Napoli Giovanni Manna Kritik VAR Jelang Duel Panas Lawan Inter Milan
-
Mike Maignan Setuju Perpanjang Kontrak, Chelsea Gigit Jari
-
Barcelona Mantap Permanenkan Marcus Rashford, Siapkan Tebusan Rp588 Miliar di Akhir Musim
-
Jelang Persib vs Persija Esok Hari, Bojan Hodak Bagikan Kabar Buruk
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Dirumorkan Jadi Kandidat Pelatih Tunisia
-
Demi Bobotoh! Marc Klok Beri Sumpah Setia Persib Bakal Kalahkan Persija
-
Hadapi Persija, Bojan Nilai Persib Bandung Punya Keuntungan
-
Terungkap Kata-kata Vinicius Jr yang Picu Ricuh Real Madrid vs Atletico Madrid
-
Kendal Tornado FC Datangkan 2 Pemain Baru, Termasuk Eks Timnas Indonesia U-23