Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:24 WIB
Pemain terlupakan Timnas Indonesia yang berpotensi comeback di era John Herdman. (pssi.org)
Baca 10 detik
  • Kedatangan pelatih baru John Herdman membuka peluang kembalinya tiga pemain Timnas Indonesia yang sebelumnya terbuang.
  • Bek Elkan Baggott berpotensi kembali dipanggil karena postur tingginya sangat cocok untuk taktik Herdman.
  • Ezra Walian dan Saddil Ramdani dinilai cocok dengan gaya permainan cepat dan transisi ala pelatih baru tersebut.

Suara.com - Kedatangan John Herdman ke kursi pelatih Timnas Indonesia tidak hanya menandai dimulainya sebuah era baru secara taktikal, tetapi juga membuka kembali pintu harapan bagi para pemain yang sempat terbuang dari skuad.

Dengan lembaran yang benar-benar baru, tiga nama ini memiliki peluang besar untuk melakukan comeback. Siapa sajakah mereka?

1. Elkan Baggott

Sudah cukup lama nama Elkan Baggott menghilang dari daftar panggil Timnas Indonesia.

Terakhir kali ia mengenakan seragam Garuda adalah di ajang Piala Asia 2023. Setelah itu, bek jangkung setinggi 196 cm ini seolah lenyap dari peredaran.

Namun, era John Herdman bisa menjadi panggung kembalinya Elkan Baggot. Sebab, ia dikenal piawai memaksimalkan potensi fisik pemain saat menangani Kanada, bisa melihat keunggulan postur Baggott sebagai aset yang sangat berharga.

Jika sang pelatih mencari tembok pertahanan yang dominan dalam duel udara, maka memanggil kembali bek Ipswich Town ini adalah sebuah keniscayaan.

Bukan hanya itu, keduanya juga sama-sama memiliki latar dari Inggris, sehingga diharapkan bisa bekerja sama dengan baik.

2. Ezra Walian

Ezra Walian adalah nama yang sempat menjadi idola, namun perlahan tersingkir.

Terakhir kali ia membela tim Merah Putih adalah pada Piala AFF 2021. Namun, kini ia telah menemukan kembali sentuhan terbaiknya.

Baca Juga: Bojan Hodak Buka Suara Mengenai Peluang Persib Bandung Datangkan Lagi Pemain Naturalisasi

Bersama Persik Kediri di Super League musim ini, performanya sungguh fenomenal. Dari 14 penampilan, ia telah mengemas lima gol dan enam assist, menempatkannya di jajaran atas kreator serangan paling efektif di liga.

Karakternya yang mobile dan cerdas dalam mencari ruang sangat cocok dengan gaya permainan pressing dan transisi cepat yang menjadi ciri khas John Herdman.

3. Saddil Ramdani

Sudah dua tahun lamanya Saddil Ramdani tak lagi menghiasi skuad Garuda, padahal sebelumnya ia adalah langganan starting line up di era Luis Milla dan sempat diandalkan Shin Tae-yong.

Kini sebagai bagian dari skuad juara bertahan Persib Bandung, ia terus menunjukkan kualitasnya.

Gaya permainannya yang direct, eksplosif, dan tak kenal lelah saat menyisir sisi lapangan adalah atribut yang sangat disukai oleh pelatih-pelatih modern seperti John Herdman.

Kecepatannya bisa menjadi senjata mematikan dalam skema serangan balik yang menjadi salah satu andalan sang pelatih.

Load More