- Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 resmi dimulai Januari di Stadion Madya, Senayan, diikuti 297 tim.
- Kompetisi ini mempertandingkan delapan kelompok usia (U-10 hingga U-17) dari Januari sampai Juni 2026.
- Jumlah peserta musim ini memecahkan rekor, menunjukkan antusiasme tinggi peserta dalam pembinaan sepak bola usia muda.
Suara.com - Kompetisi pembinaan usia muda Liga TopSkor Greater Jakarta musim 2026 resmi dimulai pada awal Januari.
Memasuki musim ke-15 sejak pertama kali digelar pada 2011, ajang ini kembali menunjukkan konsistensinya sebagai wadah lahirnya talenta-talenta muda sepak bola Indonesia.
Pembukaan Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 berlangsung meriah melalui Opening Ceremony di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (11/1/2026) pagi.
Lebih dari 750 pemain dari berbagai wilayah Greater Jakarta memadati acara tersebut, mencerminkan tingginya antusiasme peserta di musim ini.
Sejumlah tokoh penting sepak bola nasional turut hadir dalam seremoni pembukaan.
Di antaranya Direktur Liga TopSkor Yusuf Kurniawan, Deputi 3 Peningkatan Prestasi Kemenpora Surono, Exco PSSI Bidang Sepak Bola Usia Muda Arya Sinulingga, serta Asisten Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Tommy Harianto.
Pada musim 2026, Liga TopSkor Greater Jakarta mempertandingkan delapan kelompok usia, mulai dari U-10 hingga U-17.
Total sebanyak 297 tim ambil bagian dan akan bersaing sepanjang Januari hingga Juni 2026, menjadikannya salah satu kompetisi usia muda terbesar di wilayah ibu kota dan sekitarnya.
Direktur Liga TopSkor, Yusuf Kurniawan, menegaskan bahwa musim ini menjadi momen istimewa bagi Liga TopSkor Greater Jakarta, terutama dari sisi jumlah peserta.
Baca Juga: John Herdman Puji Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia, Kode akan Dilanjut?
"Dari jumlah peserta boleh dibilang memecahkan rekor dari yang pernah ada. Kalau sebelumnya mungkin bisa menyentuh 250, sekarang sudah sampai 297, artinya hampir 300 tim yang ikut Liga TopSkor Greater Jakarta," kata Yusuf Kurniawan.
"Musim ini menunjukkan bagaimana tingginya antusiasme peserta. Animo yang sangat besar tersebut diharapkan akan sangat berguna untuk pengembangan pemain usia muda."
"Dengan makin banyak peserta yang berkompetisi, maka potensi untuk mengembangkan para pemain agar naik level ke selanjutnya juga bertambah," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Bung Yuke itu juga berharap para pemain yang tampil di Liga TopSkor 2026 bisa masuk dalam radar pemantauan tim nasional Indonesia.
Tak hanya dari sisi kuantitas peserta, kualitas penyelenggaraan juga terus ditingkatkan.
Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 menghadirkan fasilitas pertandingan yang lebih baik dengan memaksimalkan penggunaan sejumlah lapangan di Jakarta.
"Musim ini kami menyelenggarakan kompetisi lebih banyak menggunakan lapangan di Jakarta, seperti Lapangan A, B, dan Rugby di komplek GBK Senayan, ada juga pertandingan yang disuguhkan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, hingga lapangan PSF Academy," ujar Bung Yuke.
Selain digelar di Greater Jakarta, Liga TopSkor juga berlangsung di 33 kota lainnya di seluruh Indonesia.
Selama 15 tahun penyelenggaraan, kompetisi ini telah menjadi fondasi pembinaan pemain muda nasional dan melahirkan banyak nama berbakat, seperti Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Bagas dan Bagus Kaffa, Evandra Florasta, Zahaby Gholy, Zahra Musdalifah, Claudia Scheuneman, serta sejumlah pemain potensial lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan
-
Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026
-
Era Baru Timnas Italia, FIGC Tunjuk Duet Leonardo dan Paolo Maldini