Bola / Liga Spanyol
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:04 WIB
Jurgen Klopp dirumorkan bakal jadi pengganti Xabi Alonso jika Real Madrid dikalahkan Manchester City di Liga Champions [Instagram]
Baca 10 detik
  • Real Madrid memecat Xabi Alonso setelah kalah 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
  • Manajemen klub mengincar Enzo Maresca sebagai kandidat utama, mengikuti gaya kepelatihan Carlo Ancelotti.
  • Jurgen Klopp menjadi target impian, namun Maresca ragu jika hanya dijadikan solusi sementara hingga musim panas.

Suara.com - Real Madrid kembali bergerak cepat mencari pelatih baru usai memecat Xabi Alonso secara mengejutkan.

Nama Enzo Maresca kini mencuat sebagai kandidat serius untuk menukangi Los Blancos, mengikuti jejak legenda Italia Carlo Ancelotti, meski Jurgen Klopp tetap menjadi target impian manajemen klub.

Keputusan memecat Xabi Alonso diumumkan hanya beberapa jam setelah Real Madrid kalah dramatis 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Padahal, Alonso baru tujuh bulan menangani klub setelah menggantikan Ancelotti.

Sejumlah laporan menyebutkan, perpisahan tersebut bukan keputusan bersama, melainkan pemecatan langsung dari manajemen.

Media Spanyol melaporkan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, ingin mengembalikan gaya kepelatihan ala Ancelotti yang dinilai sukses mengelola ruang ganti bertabur bintang.

Rencana itu juga disebut mencakup kembalinya pelatih fisik Antonio Pintus, sosok penting dalam era kejayaan Ancelotti di Santiago Bernabeu.

Meski Jurgen Klopp disebut sebagai kandidat ideal, peluang mendatangkan mantan pelatih Liverpool itu di tengah musim dinilai sangat kecil.

Situasi tersebut membuat Real Madrid mempertimbangkan opsi lain yang lebih realistis.

Baca Juga: Bertahan Dulu di Crystal Palace, Marc Guehi Bimbang Pilih Arsenal atau Liverpool

Menurut laporan Footmercato, Real Madrid sangat mengagumi gaya kepelatihan Enzo Maresca.

Pelatih asal Italia berusia 45 tahun itu saat ini berstatus bebas setelah berpisah dengan Chelsea pada 1 Januari lalu.

Maresca dinilai memiliki filosofi permainan yang sejalan dengan keinginan Perez, terutama dalam hal manajemen tim dan pendekatan taktik modern.

Selama menangani Chelsea musim ini, Maresca mencatatkan 14 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tujuh kekalahan di semua kompetisi.

Meski performanya dinilai belum sepenuhnya konsisten, reputasinya sebagai pelatih progresif tetap menarik minat klub-klub besar Eropa.

Namun demikian, laporan juga menyebut Maresca belum tentu langsung menerima tawaran Real Madrid.

Load More