-
John Herdman prioritaskan naturalisasi pemain yang merumput di lima liga top dunia untuk Indonesia.
-
Target utama Timnas Indonesia adalah lolos kualifikasi dan tampil di ajang Piala Dunia 2030.
-
Herdman berupaya meningkatkan standar taktis pemain lokal agar mampu berkarir di kompetisi Eropa.
Suara.com - Visi besar mulai dipetakan oleh juru taktik Timnas Indonesia saat ini guna meningkatkan level kompetitif skuad.
John Herdman secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menambah kekuatan melalui proses naturalisasi pemain yang berkualitas.
Langkah strategis ini diambil demi memastikan Timnas Indonesia mampu berbicara banyak dalam persaingan sepak bola global.
Fokus utama sang pelatih saat ini adalah mempersiapkan armada tangguh menuju ajang bergengsi Piala Dunia 2030.
Herdman menilai bahwa kedalaman skuad yang mumpuni menjadi syarat wajib untuk melewati ketatnya babak kualifikasi nanti.
Filosofi kepelatihan yang diusung Herdman sangat menekankan pada kualitas individu yang sudah teruji di kompetisi elite.
Ia berkaca pada pengalamannya terdahulu saat menangani tim nasional Kanada yang sukses menembus level tertinggi.
Pemain yang dibidik bukan sekadar memiliki darah keturunan namun harus memiliki jam terbang di kompetisi papan atas.
"Ya, saya rasa kalau Anda melihat perjalanan saya bersama Kanada, saya punya filosofi yang sangat jelas," kata John Herdman di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga: John Herdman Fokus Evaluasi Skuad dan Diskusi Khusus Bersama Kapten Jay Idzes
"Untuk bisa bersaing di panggung dunia, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di lima liga top dunia," jelasnya.
Target utama Herdman adalah mengumpulkan individu yang rutin menghadapi intensitas pertandingan dengan standar sepak bola internasional.
Kecerdasan taktis menjadi poin penting yang dicari pelatih asal Inggris tersebut dalam memantau calon pemain baru.
Dirinya meyakini bahwa rekam jejak profesional seorang pesepak bola menjadi indikator paling akurat mengenai kemampuan aslinya.
"Anda butuh pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola dunia dan sepak bola internasional," jelasnya.
"Jadi saya akan terus merekrut pemain yang kariernya menceritakan kisah terbaik. Dan karier sepak bola seseorang tidak berbohong, kalau Anda pemain top, Anda bermain di level tertinggi," ia menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji