Bola / Liga Inggris
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:25 WIB
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. [Instagram Real Madrid]
Baca 10 detik
  • Arne Slot tetap menangani Liverpool meski performa tim sempat menurun setelah sukses awal.
  • Spekulasi mengenai penggantian Slot menguat setelah pemecatan Xabi Alonso dari Real Madrid.
  • Liverpool perlu fokus pada pembenahan struktural pertahanan daripada mengganti pelatih saat ini.

Suara.com - Liverpool tengah berada di persimpangan jalan di tengah musim yang penuh dinamika.

Meski masih mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi, posisi Arne Slot sebagai manajer The Reds mulai kembali disorot menyusul pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih Real Madrid.

Slot sejatinya mengawali kariernya di Anfield dengan kisah nyaris sempurna.

Pelatih asal Belanda itu sukses mempersembahkan gelar Premier League di musim debutnya. Namun, performa buruk pada periode musim gugur.

Meski demikian, Slot mampu menstabilkan tim. Liverpool kembali menembus empat besar, walau diterpa badai cedera dan sempat mengalami konflik terbuka dengan Mohamed Salah.

Spekulasi masa depan Slot mencuat seiring ketersediaan Xabi Alonso di bursa pelatih.

Alonso baru saja dipecat Real Madrid setelah hanya tujuh bulan bertugas, menyusul kekalahan di final Piala Super Spanyol dari Barcelona.

Padahal, Los Blancos masih berada di posisi kedua La Liga dan delapan besar Liga Champions.

Kegagalan Alonso di Madrid dinilai bukan sepenuhnya kesalahan sang pelatih.

Baca Juga: Pelatih Anyar Real Madrid Alvaro Arbeloa Mengaku Dapat Ucapan Seperti Ini dari Xabi Alonso

Tekanan ekstrem dan tuntutan instan di Santiago Bernabéu kerap menelan korban, bahkan bagi sosok berpotensi besar.

Dilansir dari Metro.uk, endatangkan Alonso kembali ke Anfield tentu menggoda, terlebih dengan ikatan emosional sebagai mantan pemain dan kemungkinan reuni dengan Jeremie Frimpong serta Florian Wirtz. Namun, langkah ini juga menyimpan risiko besar.

Belum ada jaminan Alonso mampu mengulang kesuksesan seperti di Leverkusen, terlebih setelah pengalaman yang kurang mulus di Madrid.

Selain itu, Liverpool saat ini juga menghadapi persoalan struktural, khususnya di lini belakang.

Kontrak Ibrahima Konaté akan habis pada musim panas, sementara Virgil van Dijk dan Joe Gomez memasuki tahun terakhir masa bakti mereka.

Alih-alih terburu-buru mengganti pelatih, memperkuat skuad terutama sektor pertahanan, dinilai sebagai prioritas yang lebih rasional.

Load More