- Timnas Indonesia berganti tiga pelatih dari 2019 hingga 2025, terbaru John Herdman menggantikan Patrick Kluivert.
- Shin Tae-yong diperkenalkan Desember 2019 dengan pendekatan sederhana, fokus awal pada stamina fisik pemain.
- John Herdman, diperkenalkan setelah Kluivert, langsung menyatakan target lolos Piala Dunia 2030 dengan ambisi besar.
Suara.com - Dari rentang waktu 2019 hingga 2025, Timnas Indoensia tercatat sudah tiga kali berganti pelatih. Terbaru, PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai nakhoda baru tim Merah Putih.
Di era kepengurusan Erick Thohir, dua kali ia memperkenalkan pelatih Timnas Indonesia. Dari Patrick Kluivert dan kemarin John Herdman.
Sementara Shin Tae-yong diperkenalkan saat PSSI dibawah kepemimpinan Mochamad Iriawan pada 28 Desember 2019 di Stadion Pakansari Bogor.
Sedangkan Kluivert dan John Herdman diperkenalkan ke awak media di Hotel Mulia Jakarta.
John Herdman selain dikenal sebagai pelatih yang torehkan sejarah untuk Kanada juga dikenal sebagai seorang motivator dan pembicara yang terbiasa tampil di depan umum.
Nah menarik untuk melihat dan sedikit membandingkan kata-kata pertama Shin Tae-yong, Kluivert dan John Herdman saat pertama kali diperkenalkan oleh PSSI.
Shin Tae-yong diperkenalkan ke awak media dengan gaya lebih sederhana. Konferensi persnya sangat sederhana: tanda tangan kontrak, penyerahan jersey, dan hanya sedikit bicara melalui penerjemah.
Saat itu, STY tidak umbar janji manis tidak ada target menggelegar, tidak ada motivasi yang membara.
Ketua PSSI Mochamad Iriawan yang berbicara lebih banyak, "PSSI ingin membangun tim nasional yang solid dan berprestasi. Tentu hal ini tidak bisa dilakukan secara instan."
Baca Juga: Pesan Jay Idzes hingga Kevin Diks untuk John Herdman di Timnas Indonesia
Shin saat itu hanya fokus pada fisik dan stamina pemain Timnas Indonesia. "Kelemahan pemain-pemain Indonesia adalah stamina. Untuk itu saya akan mendatangkan pelatih fisik dari Korea," ujarnya.
Shin memilih pendekatan low profile, fokus pada proses jangka panjang, dan membiarkan hasil di lapangan yang berbicara.
Selama lima tahun, Shin tetap konsisten dengan karakter ini.
PSSI kemudian memecat STY dan menunjuk Kluivert sebagai pengganti. Eks Barcelona itu diperkenalkan resmi ke publik pada 12 Januari 2025.
Legenda Barcelona itu mengenakan kemeja putih dan jas biru gelap, tiba tepat waktu dengan senyum ramah.
Kalimatnya yang pertama terdengar lebih berhati-hati, "Saya sangat bersyukur mendapat kepercayaan ini. Saya akan memberikan yang terbaik demi mencapai tujuan besar bersama tim."
Saat ditanya tentang gaya bermain, Kluivert menjawab dengan hati-hati, "Saya suka bermain 4-3-3 tetapi apakah semua pemain nyaman. Pertama adalah soal pemain, baru gaya bermain."
Dari kata-kata pertama yang diucapkan Kluivert terkesan lebih jaga image dan diplomatis. Tidak salah namun passion yang membara, urgensi yang mendesak, atau visi yang menggelegar seperti Herdman.
John Herdman di kalimat pertamanya langsung tunjukkan ambisi besar dan terukur.
"Ketika saya melihat peluang di Indonesia, saya merasa sangat jelas bahwa para fans ini, orang-orang ini, pantas berada di panggung tertinggi sepak bola dunia."
Lebih lanjut, Herdman menjawab dengan apik saat ditanya soal tekanan suporter.
"Tekanan itu merupakan privilese. Anda datang ke sebuah organisasi, memimpin sebuah tim, Anda menanggung beban sebuah negara. Beban itu bisa menjadi malapetaka atau anugerah. Tentunya kami akan mengubahnya menjadi sebuah anugerah."
Tak hanya itu, Herdman pun langsung membuat pernyataan dengan tunjukkan aksi nyata kepada pemain Indonesia.
"Saya telah menghubungi lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu bahwa saya ada di sini."
Targetnya pun eksplisit tanpa tedeng aling-aling, "Indonesia sudah siap. Tidak ada lagi alasan. Ini saatnya (lolos Piala Dunia 2030)."
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia