-
Hoffenheim menang telak 5-1 atas klub pemain timnas Indonesia Kevin Diks, Monchengladbach berkat hattrick gemilang dari Andrej Kramaric semalam.
-
RB Leipzig amankan posisi ketiga klasemen usai kalahkan Freiburg 2-0 di Stadion Red Bull Arena.
-
Hoffenheim kini menempati peringkat kelima dan hanya tertinggal dua poin dari zona Liga Champions.
Suara.com - Persaingan papan atas Bundesliga semakin memanas setelah berakhirnya sejumlah laga krusial pada Rabu waktu setempat.
Stadion PreZero Arena menjadi saksi kehebatan tim tuan rumah saat melumat tamunya dengan skor mencolok.
Hoffenheim tampil sangat dominan dan tanpa ampun menggulung Borussia Monchengladbach lewat skema serangan yang mematikan.
Skor akhir 5-1 menjadi bukti nyata ketimpangan performa kedua tim dalam pertandingan pekan ke-17 tersebut.
Hasil ini memberikan sinyal positif bagi skuat Hoffenheim untuk terus merangkak naik ke posisi empat besar.
Bintang kemenangan Hoffenheim dalam laga ini tidak lain adalah penyerang tajam mereka, Andrej Kramaric.
Pemain asal Kroasia tersebut tampil gemilang dengan menyarangkan tiga gol sekaligus ke gawang lawan.
Tidak hanya Kramaric, sumbangan gol juga datang dari aksi impresif Tim Lemperle dan Max Moerstedt.
Pihak lawan sempat memberikan perlawanan kecil melalui gol hiburan yang dicetak oleh pemain asal Jepang, Shuto Machino.
Baca Juga: Statistik dan Rapor Pemain Timnas Indonesia Akhir Pekan Kemarin, 2 Orang Cetak Gol
Kekalahan telak ini memaksa Monchengladbach pulang dengan tangan hampa tanpa tambahan poin satu pun.
Tambahan tiga poin penuh mengantar Hoffenheim menduduki peringkat kelima pada tabel klasemen sementara Liga Jerman.
Kini mereka telah mengoleksi total 30 poin dari 16 laga yang sudah dijalani musim ini.
Selisih angka mereka dengan zona Liga Champions atau empat besar kini hanya terpaut dua poin saja.
Hal ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi anak asuh Pellegrino Matarazzo untuk laga-laga berikutnya.
Sementara itu, Monchengladbach harus puas tertahan di papan tengah tepatnya pada peringkat ke-10 klasemen.
Beralih ke pertandingan lainnya, RB Leipzig juga sukses memetik kemenangan berharga saat menjamu tamu mereka.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Red Bull Arena, Leipzig tampil sangat disiplin dan solid.
SC Freiburg yang datang dengan ambisi mencuri poin justru harus mengakui keunggulan tuan rumah dua gol tanpa balas.
Laga berlangsung ketat pada babak pertama sebelum akhirnya kebuntuan pecah setelah turun minum di babak kedua.
Dua gol kemenangan Die Roten Bullen lahir dari kontribusi pemain bertahan dan lini tengah mereka.
Willi Orban menjadi pembuka keunggulan bagi RB Leipzig lewat situasi yang terencana dengan sangat matang.
Kemenangan tuan rumah kemudian dikunci oleh gol penutup yang dilesakkan oleh Romulu Cardoso menjelang laga berakhir.
Hasil positif ini mengembalikan posisi RB Leipzig ke urutan ketiga klasemen sementara dengan torehan 32 poin.
Meskipun menang, mereka masih memiliki jarak cukup lebar yakni 15 poin dari pemuncak klasemen, Bayern Muenchen.
Leipzig menunjukkan konsistensi yang luar biasa untuk tetap bersaing di zona elit kompetisi tertinggi sepak bola Jerman.
Bagi SC Freiburg, hasil negatif di markas Leipzig membuat posisi mereka sedikit tertahan di klasemen.
Saat ini Freiburg menduduki peringkat kedelapan dengan koleksi 23 poin setelah melakoni total 17 pertandingan.
Jarak mereka dengan peringkat keempat atau batas akhir zona Liga Champions kini melebar menjadi sembilan angka.
Pertandingan pekan ke-17 ini memberikan gambaran jelas mengenai peta persaingan tim-tim elit di daratan Jerman.
Setiap poin menjadi sangat krusial mengingat kompetisi sudah mulai memasuki fase-fase penting di pertengahan musim.
Data statistik menunjukkan bahwa efektivitas serangan menjadi kunci utama kemenangan telak yang diraih oleh tim Hoffenheim.
Kembalinya ketajaman Andrej Kramaric diharapkan mampu menjadi motor serangan utama dalam jangka waktu yang panjang.
Di sisi lain, soliditas pertahanan RB Leipzig menjadi faktor kunci mengapa mereka sulit ditembus oleh barisan depan Freiburg.
Persaingan menuju gelar juara memang masih didominasi raksasa Bavaria, namun perebutan tiket Eropa tetap berlangsung sengit.
Seluruh tim kini bersiap menatap jadwal padat berikutnya guna memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen liga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia