-
John Herdman memuji konsistensi luar biasa Rizky Ridho di Persija dan Timnas Indonesia.
-
Pelatih asal Kanada itu berharap Rizky Ridho segera berkarier di level lebih tinggi.
-
Herdman berkomitmen memantau pemain muda liga domestik demi masa depan sepak bola nasional.
Fokus perhatian John Herdman nyatanya tidak hanya berhenti pada sosok pemain andalan Persija Jakarta tersebut saja.
Ia menegaskan bahwa jajaran pelatih Timnas Indonesia sedang mengamati dengan saksama banyak talenta di Super League.
Aspek menit bermain bagi para pemain muda menjadi variabel krusial yang masuk dalam penilaian tim pelatih.
Bagi Herdman, keberadaan para pemain muda di liga adalah pilar penyangga utama bagi kejayaan sepak bola nasional.
Kesempatan bertanding secara kompetitif akan menjadi tolak ukur bagi mereka untuk menembus skuat utama Garuda.
"Jadi penting bagi pemain-pemain muda seperti yang di Borneo FC dan klub lain yang mendapat menit bermain untuk tahu bahwa pelatih tim nasional sedang memperhatikan mereka, karena mereka adalah masa depan kita," lanjutnya.
Eks pelatih timnas Kanada ini berjanji akan memonitor kompetisi dalam negeri secara rutin dan sangat mendalam.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dedikasi dalam menyusun kerangka tim nasional yang tangguh dan berkelanjutan nantinya.
"Ya, tentu saja (akan dipantau). Kita harus menghargai liga profesional di sini. Saya sempat menonton El Clasico di TV beberapa malam lalu , pertandingan yang penuh emosi dan semangat, seperti derby pada umumnya," jelasnya.
Baca Juga: Kondisi Terbaru Mees Hilgers: Nasib Ada di Tangan Erik Ten Hag
Beliau memandang atmosfer liga lokal memiliki gairah luar biasa yang harus diapresiasi oleh setiap elemen kepelatihan.
"Saya pikir memiliki komitmen terhadap liga domestik itu sangat penting, karena itu fondasi masa depan kita."
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kualitas kompetisi lokal adalah cerminan dari kekuatan tim nasional di masa depan.
Herdman merasa memiliki kewajiban moral untuk memberikan perhatian penuh pada perkembangan setiap pemain di liga domestik.
"Dan penting juga bagi saya untuk menonton, karena kalau pelatih tim nasional tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi para pemain lokal," pungkasnya.
Kehadiran pelatih di tribun penonton diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk selalu memberikan kemampuan terbaik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Tinggal Pilih Langsung Gas! 3 Calon Asisten Pelatih Lokal untuk John Herdman
-
Magis Mohamed Salah Sudah Hilang
-
Baru Latih Real Madrid, Alvaro Arbeloa Bikin Malu dan Kecewa Berat
-
Siapa Albacete? Klub Kasta Rendahan Bikin Malu Real Madrid di Copa del Rey
-
Persik Kediri Resmi Lepas Khursidbek Mukhtarov di Bursa Transfer Paruh Musim BRI Super League 2025
-
Semen Padang FC Rekrut 8 Pemain Asing Baru Demi Bangkit di BRI Super League 2026
-
Persib Bandung Juara Paruh Musim, Bojan Hodak Pilih Fokus Target Utama Gelar Juara Akhir
-
Hasil Copa del Rey: Real Madrid Tersingkir Dramatis Usai Kalah Tipis 2-3 dari Klub Albacete
-
Drama VAR Batalkan Gol Scott McTominay Saat Napoli Ditahan Imbang Parma Tanpa Gol di Maradona
-
Klasemen Bundesliga Terbaru: Hoffenheim Masuk Lima Besar Usai Bantai Kevin Diks cs