-
Proses naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Timnas Indonesia belum bersifat final.
-
Tim pelatih memantau langsung kualitas kedua pemain keturunan selama pemusatan latihan Juni 2026.
-
Rekam jejak di kompetisi Amerika Serikat dan Australia tidak menjamin kepastian status WNI.
Suara.com - Proses naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk memperkuat Timnas Indonesia masih belum menemui kepastian. Meski keduanya sudah mengikuti pemusatan latihan skuad Garuda, keputusan akhir terkait status mereka masih berada dalam tahap evaluasi.
Mitchell Baker dan Luke Vickery mendapat kesempatan bergabung dalam sesi latihan Timnas Indonesia atas permintaan pelatih John Herdman.
Kedua pemain keturunan Indonesia itu dipantau secara langsung selama persiapan menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026.
Saat ini, Mitchell Baker berkarier di Amerika Serikat bersama Colorado Rapids yang berlaga di Major League Soccer (MLS). Sementara Luke Vickery bermain di Australia bersama Macarthur FC.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa proses naturalisasi kedua pemain tersebut belum mencapai tahap final.
Karena itu, kehadiran mereka dalam pemusatan latihan tidak bisa langsung diartikan sebagai kepastian akan menjadi WNI.
"Untuk Mitchell dan Luke, ini kan masih proses ya. Mereka ini dipanggil, sekarang ini masih proses untuk naturalisasinya. Jadi belum final," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, kepada awak media.
Menurut Sumardji, pemanggilan Mitchell dan Luke dilakukan agar tim pelatih bisa melihat secara langsung kualitas yang dimiliki kedua pemain sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
"Tapi memang kami mau tahu seperti apa kedua pemain yang akan kami naturalisasi. Jadi, kami melihat perkembangannya nanti beberapa hari latihan ini seperti apa," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Adu Perbandingan Pemain Termahal Timnas Indonesia, Oman dan Mozambik
Mitchell Baker dan Luke Vickery dinilai memiliki sejumlah keunggulan yang menarik perhatian Timnas Indonesia.
Selain masih berusia muda, yakni 20 dan 19 tahun, keduanya juga sudah merasakan atmosfer kompetisi profesional di luar negeri.
Namun demikian, seluruh aspek akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih sebelum menentukan apakah keduanya layak melanjutkan proses naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda.
Keputusan akhir nantinya akan bergantung pada hasil pemantauan yang dilakukan selama mereka mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia.
"Kami pantau apakah nanti memang sesuai dengan apa yang kami inginkan, yang pelatih inginkan atau tidak. Tentu, itu semua adalah proses pemanggilan, dilihat bagaimana perkembangan ke depannya seperti apa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan