- Yunani, peringkat 46 dunia, diundang bersama Peru dan Kepulauan Solomon untuk FIFA Series 2026 di Indonesia.
- Performa terkini Yunani tidak stabil dengan dua menang, satu imbang, dan tiga kalah dalam laga terbaru.
- Tim asuhan Ivan Jovanovic ini produktif mencetak 10 gol, tetapi pertahanannya lemah dengan kebobolan 12 gol.
Suara.com - Yunani mencuat sebagai calon tamu internasional dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Indonesia.
Informasi ini dilaporkan oleh akun sepak bola internasional Sweeper Pod, yang menyebut tim peringkat 46 dunia tersebut masuk dalam daftar negara undangan, menyusul Peru dan Kepulauan Solomon.
Bakal menjadi lawan Timnas Indonesia era John Herdman, seperti apa statistik tim yang dilatih oleh Ivan Jovanovic tersebut?
Dikutip dari uefa.com, Yunani menunjukkan performa yang belum stabil dalam rangkaian laga terbarunya.
Yunani mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, sebuah catatan yang menggambarkan inkonsistensi di tengah upaya membangun performa kompetitif.
Meski hasil pertandingan belum maksimal, statistik menunjukkan Yunani memiliki daya serang yang cukup produktif.
Mereka telah mencetak 10 gol, dengan rata-rata 1,67 gol per laga. Namun, produktivitas tersebut belum sebanding dengan soliditas pertahanan.
Lini belakang Yunani menjadi sorotan utama setelah kebobolan 12 gol, atau rata-rata 2 gol per pertandingan.
Dari lima laga, Yunani hanya mampu mencatat satu clean sheet, angka yang menegaskan rapuhnya pertahanan mereka saat menghadapi tekanan lawan.
Baca Juga: Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Kena Dampak Sanksi FIFA
Jumlah 29 tembakan tepat sasaran yang dilepaskan lawan serta satu penalti yang berujung gol menjadi indikator lemahnya organisasi bertahan.
Meski begitu, lini pertahanan cukup aktif dengan 234 bola berhasil direbut dan 90 sapuan yang dilakukan sepanjang pertandingan.
Dalam aspek permainan, Yunani mencatat penguasaan bola rata-rata 56,34 persen dengan akurasi umpan mencapai 87 persen, menunjukkan kemampuan distribusi yang relatif rapi.
Total 2.808 operan sukses dari 3.219 percobaan memperlihatkan bahwa Yunani mampu membangun permainan dari kaki ke kaki.
Namun, efektivitas serangan dari sisi lapangan masih menjadi catatan, dengan akurasi umpan silang hanya 27,73 persen dari 101 percobaan.
Dari sisi ofensif, Yunani menciptakan 33 tembakan tepat sasaran, 38 tembakan melenceng, dan 24 tembakan terblokir.
Berita Terkait
-
Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Kena Dampak Sanksi FIFA
-
Kevin Diks Tuai Pujian dari Bundesliga Berkat Eksekusi Penalti Tanpa Cela
-
Terbukti di Kanada, John Herdman Dianggap Newbe Latih Timnas Indonesia di Asia Tenggara
-
Antara Kepulauan Solomon Atau Yunani yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Disebut Ada Kesepakatan Personal dengan Persib, Maarten Paes Bantah Keras
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition