- FIFA Series 2026 akan digelar di Indonesia pada 23-31 Maret 2026, melibatkan empat negara lintas konfederasi.
- Turnamen ini bertujuan memecah kesulitan pertemuan tim antar konfederasi di luar Piala Dunia resmi.
- Semua hasil pertandingan resmi ini akan masuk perhitungan poin yang memengaruhi peringkat resmi FIFA dunia.
Suara.com - Timnas Indonesia bersiap menyambut sebuah era baru dengan menjadi tuan rumah ajang prestisius, FIFA Series 2026.
Namun ini bukanlah turnamen persahabatan biasa. Di balik formatnya yang unik, tersimpan tiga misi besar yang diusung oleh FIFA untuk merevolusi peta sepak bola dunia.
FIFA Series edisi Indonesia yang akan digelar pada 23-31 Maret 2026, akan diikuti oleh empat negara dari berbagai konfederasi.
Namun, formatnya tidak menggunakan sistem round-robin seperti turnamen pada umumnya.
Setiap tim, termasuk Timnas Indonesia hanya akan melakoni dua pertandingan. Meskipun format detailnya belum dirilis, sistem ini dirancang untuk memaksimalkan pertemuan lintas benua.
Yang terpenting, karena masuk dalam kalender resmi setiap hasil pertandingan akan dihitung sebagai poin yang memengaruhi ranking FIFA.
Lantas, apa tujuan utama FIFA menggelar turnamen dengan format unik ini.
Tujuan utamanya adalah untuk memecah kebuntuan. Selama ini, tim-tim dari konfederasi yang berbeda, misalnya Asia dan Amerika Selatan, sangat sulit untuk bertemu di luar ajang Piala Dunia.
FIFA Series hadir untuk menjembatani kesenjangan ini, memberikan kesempatan bagi negara-negara untuk saling menjajal kekuatan dengan lawan dari kultur sepak bola yang berbeda.
Baca Juga: Disebut Ada Kesepakatan Personal dengan Persib, Maarten Paes Bantah Keras
Bagi para pemain dan pelatih, ini adalah panggung yang sangat berharga. Menghadapi lawan dengan gaya main yang sama sekali berbeda akan memberikan pengalaman tak ternilai yang tidak bisa didapat dari laga persahabatan biasa.
Ini akan menjadi laboratorium sempurna bagi para pelatih untuk menguji taktik dan mentalitas timnya.
FIFA juga melihat ajang ini sebagai peluang untuk membuka potensi pendapatan baru bagi para federasi anggotanya.
Dengan mempertemukan negara-negara dari pasar yang berbeda, potensi sponsor dan hak siar lintas negara menjadi sangat terbuka lebar, membantu percepatan pembangunan sepak bola secara finansial.
Hingga saat ini, PSSI memang belum mengumumkan secara resmi siapa saja tiga negara yang akan menjadi tamu.
Akan tetapi, sudah muncul beberapa rumor tim yang akan menjadi lawan skuad Garuda yaitu St. Kitts and Nevis, Bulgaria, hingga Yunani.
Berita Terkait
-
Calon Lawan Timnas Indonesia, Statistik Yunani: Serangan Tajam, Lini Belakang Rapuh
-
Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Kena Dampak Sanksi FIFA
-
Kevin Diks Tuai Pujian dari Bundesliga Berkat Eksekusi Penalti Tanpa Cela
-
Terbukti di Kanada, John Herdman Dianggap Newbe Latih Timnas Indonesia di Asia Tenggara
-
Antara Kepulauan Solomon Atau Yunani yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
Terkini
-
Musim Depan Mees Hilgers Berpeluang Dilatih Mantan Pelatih Dean James
-
Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi
-
Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk
-
Pundit Jerman: Kevin Diks Kapten Masa Depan Borussia Monchengladbach
-
Baru Comeback, Rodrygo Cedera Lagi: Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Yira Sor Pemain Nigeria Lebih Ngebut dari Manusia Tercepat di Dunia Usain Bolt
-
Kilas Balik Duel Iran vs Amerika Serikat di Piala Dunia 1998, Mawar Putih Jadi Simbol Perdamaian
-
Arab Saudi Siapkan 8 Stadion Megah untuk Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Main di Mana?
-
Persaingan Juara BRI Super League, Pelatih Borneo FC Singgung Persib Bandung