- Juventus kalah 0-1 dari Cagliari di Sant'Elia; Spalletti menekankan pentingnya disiplin peran pemain.
- Cagliari mencetak gol kemenangan dari bola mati, memanfaatkan kurang efektifnya penyelesaian peluang Juventus.
- Kekalahan ini menghambat upaya Juventus meraih Scudetto, membuat mereka tertinggal sepuluh poin dari pemuncak klasemen.
Suara.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, meminta para pemainnya untuk tetap disiplin menjalankan peran masing-masing setelah kekalahan mengejutkan 0-1 dari Cagliari pada lanjutan Serie A di Stadion Sant’Elia.
Spalletti mengakui Cagliari layak meraih kemenangan, namun ia menilai Juventus sebenarnya mengontrol pertandingan dan hanya gagal memanfaatkan peluang yang ada.
Juventus tampil dominan sepanjang laga dengan penguasaan bola tinggi dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, efektivitas menjadi masalah utama. Statistik menunjukkan kontras mencolok, dengan expected goals (xG) Juventus 1,28, sementara Cagliari hanya 0,16.
Gol semata wayang tuan rumah lahir dari situasi bola mati. Luca Mazzitelli sukses menyambar tendangan bebas Gianluca Gaetano meski membelakangi gawang, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Bianconeri.
Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Spalletti menyoroti kecenderungan sejumlah pemain keluar dari peran mereka saat mencoba mengejar ketertinggalan.
“Pemain harus tetap berada di posisinya. Beberapa pemain pengganti terbawa ritme permainan yang terlalu kacau,” kata Spalletti.
Ia menyebut nama Zhegrova dan Conceicao yang terlalu sering turun ke lini tengah, sehingga menjauh dari area berbahaya.
Sementara itu, bek seperti Kalulu dan Kelly dinilai terlalu maju ke depan dan meninggalkan tugas utama mereka.
Baca Juga: Spalletti Beri Sinyal Transfer: Juventus Cari Pelapis Yildiz, Chiesa Masuk Radar
“Mereka adalah bek dan seharusnya tetap bertahan. Kami perlu lebih disiplin,” tegasnya.
Juventus sempat mendapat harapan saat wasit menunjuk titik putih di babak pertama. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR, karena Mazzitelli dinilai lebih dulu menguasai posisi saat berduel dengan Fabio Miretti.
Peluang terbaik Juventus datang melalui Kenan Yildiz, namun tembakan kerasnya hanya membentur tiang gawang setelah terdefleksi bek Cagliari, Yerry Mina.
“Yildiz kurang beruntung. Ada detail kecil yang menentukan, seperti arah putaran bola dan pantulan,” ujar Spalletti.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Juventus, yang sebelumnya hanya menelan satu kekalahan di semua kompetisi sejak Spalletti menangani tim.
Hasil tersebut juga menghambat upaya Bianconeri untuk mendekati persaingan Scudetto.
Berita Terkait
-
Spalletti Beri Sinyal Transfer: Juventus Cari Pelapis Yildiz, Chiesa Masuk Radar
-
UEFA Umumkan Pendapatan Klub Serie A Italia: Inter Raih Rp2,3 T, Juventus dan AC Milan Menyusul
-
Juventus Incar Pemain Crystal Palace, Duit Rp686 Miliar Dianggap Masih Kurang
-
Jagokan Juventus Raih Scudetto, Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Kirim Sinyal Ingin Kembali?
-
Gianluigi Buffon Anggap Luciano Spalletti Datang Terlambat
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Bawa Energi Positif, Persija Tambah Sponsor Baru di Tengah Musim
-
Eks Manchester City Joey Barton Ditangkap Usai Perkelahian Berdarah di Klub Golf
-
Absen Bela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans: Bukan Kabar yang Saya Inginkan
-
Agen Migrasi Australia Beberkan Dugaan Ancaman kepada Pemain Timnas Putri Iran
-
Komentar Shin Tae-yong Soal Penunjukan John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Beckham Putra Siap Bayar Kepercayaan John Herdman
-
Persija Jakarta Dijuluki APBD FC, Mohamad Prapanca Beberkan Fakta Mengejutkan
-
Tim Geypens Kasih Respons Berkelas usai Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Galatasaray, Liverpool Minta Suporter Hormati Kesucian Bulan Ramadan
-
Tertinggal 6 Poin dari Persib, Orang Dalam Ungkap Jurus Jitu Persija Juara Musim Ini