- AC Milan dituntut meraih kemenangan kandang demi menjaga jarak dengan Inter Milan.
- Massimiliano Allegri mewaspadai Lecce yang dinilai solid dan disiplin bertahan.
- Rotasi pemain tak terhindarkan, namun Allegri menegaskan hasil tetap prioritas utama.
Suara.com - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menegaskan target mutlak kemenangan saat Rossoneri menjamu Lecce di San Siro.
Dalam konferensi pers jelang laga Serie A tersebut, Allegri menekankan bahwa Milan memiliki tanggung jawab besar untuk kembali menang di kandang, sekaligus menjaga persaingan papan atas tetap terbuka.
Milan tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan comeback 3-1 atas Como. Hasil tersebut membuat Rossoneri kini hanya terpaut tiga poin dari rival sekota, Inter Milan.
Allegri mengakui performa Milan di San Siro belum sepenuhnya konsisten. Dalam tiga laga kandang terakhir, Milan hanya meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang.
“Lecce datang setelah dua penampilan yang sangat bagus, terutama melawan Inter. Mereka bertahan dengan rapi dan tidak banyak memberi ruang,” ujar Allegri dilansir dari Milan Sempre.
“Kami harus kembali menang di kandang dan melanjutkan hasil positif dari laga melawan Como.”
Soal kondisi skuad, Allegri mengonfirmasi beberapa pemain masih bermasalah dengan kebugaran.
Pavlovic diragukan tampil, sementara Gimenez dipastikan absen. Namun sebagian besar pemain lainnya dalam kondisi siap bertanding.
“Besok akan ada beberapa perubahan karena ini laga keempat dalam dua pekan. Yang terpenting adalah semangat tim dan keinginan mencapai target. Bahkan ketika permainan tidak maksimal, hasil tetap harus didapatkan,” tegasnya.
Baca Juga: Allegri Akui Sampai Harus Dua Kali Ganti Formasi Saat AC Milan Kalahkan Como 3-1
Allegri tak menutup mata soal jarak Milan dengan Inter dan Napoli dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, perubahan besar dalam komposisi skuad musim ini membuat Milan membutuhkan proses.
“Milan mengganti sekitar 55 persen pemainnya musim ini. Target utama kami adalah finis di empat besar. Sepak bola Italia tidak memungkinkan klub besar berada di luar zona Liga Champions secara finansial,” tegas Allegri.
“Kami punya tanggung jawab, bukan hanya bermain menarik, tetapi mencapai target utama.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG