- Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia, menunjukkan kematangan mental saat berlaga di Serie A Italia bersama Sassuolo.
- Idzes baru-baru ini menghadapi striker top seperti Hojlund dan Lukaku saat Sassuolo kalah tipis 0-1 dari Napoli.
- Persiapan mendalam dan analisis lawan menjadi kunci bagi Idzes untuk tetap percaya diri menghadapi penyerang kuat Serie A.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, terus menunjukkan kematangan mentalnya saat berkarier di salah satu liga paling kompetitif di dunia, Serie A Italia.
Bek andalan Sassuolo ini mengaku tidak gentar meski harus berhadapan langsung dengan deretan striker top dunia yang memiliki fisik dan kemampuan di atas rata-rata.
Pengalaman berduel dengan penyerang-penyerang tajam tersebut justru dijadikan Idzes sebagai motivasi untuk membuktikan kualitas lini pertahanan timnya.
Baru-baru ini, Idzes mendapatkan ujian berat saat Sassuolo bertandang ke markas Napoli di Stadion Maradona yang berakhir dengan skor tipis 0-1.
Dalam laga tersebut, ia harus berjibaku mengawal pergerakan bomber-bomber berbahaya yang menjadi tumpuan serangan lawan.
Usai pertandingan, pemain berusia 25 tahun itu memberikan pandangannya mengenai kualitas striker yang ia hadapi di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Idzes secara khusus menyebut beberapa nama besar yang menurutnya memiliki kekuatan fisik dan teknik luar biasa, seperti Rasmus Hojlund, Romelu Lukaku, hingga Lorenzo Lucca.
Meski mengakui kehebatan lawan, Idzes menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan setimnya di Sassuolo juga memiliki kualitas yang tidak kalah solid untuk memberikan perlawanan.
"Dia (Hojlund) benar-benar kuat, kami mempersiapkan diri dengan sangat baik untuknya selama sepekan," ujar Jay Idzes mengomentari lawannya, dikutip dari Sassuolo News.
Baca Juga: Adrien Rabiot dan Maignan Puji Mentalitas AC Milan Usai Comeback Kalahkan Como 3-1
Persiapan matang dan analisis mendalam terhadap gaya main lawan menjadi kunci bagi Idzes untuk tidak inferior di hadapan nama-nama besar tersebut.
"Højlund, tetapi juga Lukaku dan Lucca adalah striker hebat," tambahnya menyebutkan deretan penyerang yang menjadi ancaman nyata di liga.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Idzes menaruh respek yang tinggi terhadap lawan, namun tetap memegang teguh kepercayaan diri pada kemampuan timnya sendiri.
"Mereka sangat kuat, tapi kami juga tidak buruk," tegas bek bertinggi badan 190 cm tersebut.
Mentalitas baja seperti ini sangat dibutuhkan Sassuolo yang tengah berjuang untuk bangkit dari tren negatif di papan klasemen.
Bagi publik Indonesia, ketenangan Idzes menghadapi striker kelas dunia seperti Lukaku menjadi jaminan mutu bagi kokohnya pertahanan Skuad Garuda di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!