- Real Madrid berhasil mengalahkan Levante 2-0 di Santiago Bernabeu, menandai debut kemenangan Arbeloa sebagai pelatih LaLiga.
- Arbeloa mengecam keras sebagian suporter yang mencemooh Presiden Florentino Pérez, menyebut mereka tidak mencintai klub.
- Arbeloa menyatakan dukungan penuh terhadap Vinicius Junior dan menjelaskan perlunya peningkatan kecepatan serta kesabaran bermain tim.
Suara.com - Real Madrid meraih kemenangan penting 2-0 atas Levante di Santiago Bernabeu dalam lanjutan LaLiga.
Hasil ini jadi debut imrpesif Arbeloa sebagai pelatih tim utama Los Blancos di kompetisi LaLiga.
Meski menang, laga tak sepenuhnya berjalan mulus. Real Madrid sempat mendapat siulan dari sebagian suporter, terutama yang diarahkan kepada Vinicius Junior dan Presiden klub Florentino Pérez.
Arbeloa pun angkat bicara dengan nada tegas dalam konferensi pers pascalaga.
Arbeloa menilai siulan terhadap Florentino Pérez bukan datang dari sosok yang benar-benar mencintai klub.
“Saya tahu dari mana siulan itu berasal. Mereka yang mencemooh Florentino adalah orang-orang yang tidak mencintai Real Madrid,” ujar Arbeloa dilansir dari Diario AS.
“Bagi saya, Florentino adalah salah satu tokoh terpenting dalam sejarah klub ini, sejajar dengan Santiago Bernabéu. Dia telah memenangkan segalanya.”
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan, mengingat situasi internal klub yang tengah berada dalam tekanan setelah sepekan hasil kurang meyakinkan.
Terkait Vinicius Junior yang juga mendapat siulan, Arbeloa menegaskan kepercayaannya kepada sang winger Brasil.
Baca Juga: Dani Carvajal Murka dan Blak-blakan: Real Madrid di Titik Terendah!
“Satu-satunya hal yang akan saya lakukan adalah mengeluarkan versi terbaik Vinicius. Dia mewakili Real Madrid dengan sangat baik: berani, menyerang, dan menentukan. Saya bangga menjadi pelatihnya,” tegas Arbeloa.
Ia juga menekankan bahwa kritik dari publik Bernabeu adalah bagian dari tanggung jawab besar bermain untuk Real Madrid.
Real Madrid tampil lebih meyakinkan di babak kedua. Arbeloa mengakui ada banyak penyesuaian yang dilakukan di ruang ganti.
“Kami harus meningkatkan kecepatan sirkulasi bola. Levante bertahan sangat dalam, dan itu akan sering kami hadapi, baik di Liga maupun Liga Champions,” jelasnya.
“Kami butuh lebih banyak pergerakan, umpan cepat, dan kesabaran. Ada pertandingan yang harus ‘dikerjakan’ lebih dulu sebelum diselesaikan di babak kedua.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
-
Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas
-
Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak!
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi