- Sassuolo kalah tipis 0-1 dari Napoli pada laga Serie A di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (18/1).
- Pelatih Fabio Grosso mengapresiasi penampilan tim meski kecewa karena tidak meraih poin maksimal.
- Pemain Jay Idzes menilai tim solid bertahan dan menyerang, namun perlu memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir.
Suara.com - Sassuolo harus pulang tanpa poin usai kalah tipis 0-1 dari Napoli pada laga Serie A yang digelar di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (18/1).
Meski hasil akhir tak berpihak, kubu tim tamu menilai penampilan mereka layak mendapat apresiasi.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyebut anak asuhnya tampil luar biasa menghadapi tim dengan level berbeda. Ia mengaku kecewa karena kerja keras tim tak berbuah poin, namun tetap puas dengan respons pemain di tengah berbagai keterbatasan.
“Kami memainkan pertandingan yang sangat hebat melawan tim dari kategori yang berbeda. Sangat disayangkan kami pulang dengan nol poin, tentu ada rasa kecewa,” ujar Grosso dilansir dari laman resmi klub.
Grosso menyoroti banyaknya kendala yang dihadapi timnya, mulai dari badai cedera hingga tekanan bermain di kandang Napoli. Namun, ia memuji mentalitas para pemain yang mampu menjawab tantangan tersebut di atas lapangan.
“Di tengah banyaknya kesulitan dan cedera, para pemain menunjukkan respons yang saya harapkan. Tidak mudah tampil seperti ini di stadion ini, apalagi bagi tim yang datang dari papan bawah. Saya membawa pulang kepercayaan diri dari pertandingan ini,” lanjutnya.
Senada dengan sang pelatih, bek Sassuolo Jay Idzes menilai timnya tampil solid, baik saat menyerang maupun bertahan.
Pemain berdarah Indonesia itu menyebut Sassuolo mampu menciptakan banyak peluang sekaligus membendung serangan Napoli.
“Kami memainkan pertandingan yang bagus, baik secara ofensif maupun defensif. Kami bisa menembak berkali-kali dan cukup baik menahan serangan mereka,” ujar Timnas Indonesia itu.
Baca Juga: Kata-kata Jordi Cruyff Usai Resmi Gabung Ajax, PSSI Masih Bungkam?
Namun, ia mengakui bahwa penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah utama Sassuolo.
“Kami kurang gol. Tapi yang terpenting adalah tetap percaya diri dalam setiap situasi, meskipun hasil belum datang,” tambahnya.
Idzes menutup dengan optimisme menatap laga-laga selanjutnya.
“Kami punya dua pertandingan penting ke depan. Musim masih panjang dan kami harus menjalaninya dengan cara terbaik.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Kata-kata Jordi Cruyff Usai Resmi Gabung Ajax, PSSI Masih Bungkam?
-
Tegas! Pascal Struijk Tolak Bela Timnas Indonesia: Bukan Fokus Saya
-
Soroti Ajang AFF Cup 2026, John Herdman Akui Kaget dengan Nasib Indonesia
-
Uji Tangguh di Liga Italia, Jay Idzes Buka Suara Soal Duel Fisik Lawan Striker Kelas Dunia
-
Jay Idzes Buka Suara usai Bikin Napoli Repot di Stadion Maradona
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG