- Barcelona kalah 0-2 dari Real Sociedad pada Senin (19/1) dinihari WIB, mengakhiri sebelas kemenangan beruntun mereka.
- Kekalahan tersebut membuat keunggulan Barcelona di puncak klasemen La Liga kini hanya tersisa satu poin saja.
- Kapten sementara Frenkie de Jong mengkritik wasit karena durasi waktu tambahan yang sangat minim di akhir pertandingan.
Suara.com - Barcelona harus menelan kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Real Sociedad dalam lanjutan La Liga, Senin (19/1) dinihari WIB.
Hasil negatif ini mengakhiri catatan 11 kemenangan beruntun Blaugrana di semua kompetisi sekaligus membuat persaingan gelar semakin ketat.
Bermain di Stadion Anoeta, Barcelona tumbang dengan skor 1-2 setelah kebobolan gol Mikel Oyarzabal dan Gonçalo Guedes.
Kekalahan tersebut berdampak signifikan pada klasemen, di mana keunggulan Barcelona di puncak La Liga kini hanya tersisa satu poin.
Usai pertandingan, kapten sementara Barcelona, Frenkie de Jong, meluapkan kekecewaannya.
Gelandang asal Belanda itu menilai timnya pantas meraih kemenangan, namun gagal memaksimalkan banyak peluang yang tercipta sepanjang laga.
“Kami pantas menang hari ini. Kami punya banyak peluang, tetapi harus mencetak gol. Kami bermain bagus, hanya saja tidak menang. Kiper mereka tampil sangat luar biasa,” ujar De Jong seperti dikutip dari Marca.
Namun, sorotan utama De Jong tertuju pada keputusan wasit Jesús Gil Manzano, khususnya terkait minimnya tambahan waktu di akhir pertandingan.
Ia menilai Real Sociedad kerap mengulur waktu, tetapi wasit tidak memberikan kompensasi yang semestinya.
Baca Juga: 9 Kemenangan Beruntun Barcelona Pupus di Tangan Real Sociedad
“Di akhir laga, saya bilang agar dia melihat waktu. Mengambil tendangan gawang saja bisa satu menit. Biasanya itu ditambah waktu, tetapi dia tidak memberi tambahan sepuluh detik pun. Menurut saya itu gila. Saya sampaikan itu dan malah diberi kartu,” ungkapnya.
De Jong juga mengkritik sikap wasit yang menurutnya sulit diajak berkomunikasi, bahkan dengan kapten tim sekalipun.
Ia menegaskan bahwa situasi tersebut bukan kali pertama terjadi di Stadion Anoeta.
“Jika offside, ya offside. Saya belum melihat kejadiannya, tetapi kami diberi tahu itu bukan offside. Saya lalu bicara dengan ofisial keempat. Musim lalu, hal yang sama juga terjadi di sini,” lanjutnya.
“Saya hanya ingin mengatakan bahwa Anda bahkan tidak bisa berbicara dengan wasit. Saya kapten dan saya tidak mengerti. Cara dia memandang saya seperti berkata, ‘saya lebih dari kamu’. Itu sangat membuat frustrasi. Anda tidak bisa bersikap seperti itu,” tegas De Jong.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
9 Kemenangan Beruntun Barcelona Pupus di Tangan Real Sociedad
-
Incar Kemenangan ke-12 Beruntun, Barcelona Diterpa Kabar Buruk Jelang Lawan Real Sociedad
-
Tersisih di Barcelona, Marc-Andre ter Stegen akan Hijrah ke Girona
-
Selamat Tinggal! Gelandang Keturunan Filipina Tinggalkan Barcelona
-
Marc-Andre ter Stegen Resmi Tinggalkan Barcelona Menuju Girona Demi Menit Bermain Musim Dingin 2026
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
Semarak Dirgahayu ke-96 PSSI, Momen Kendal Tornado FC dan Deltras Gelar Potong Tumpeng
-
Jelang Akhir Musim, Umuh Muchtar Ingatkan Pemain Persib Bandung Fokus dan Waspada
-
Tak Fokus ke Satu Nama, Bojan Hodak Minta Persib Bandung Waspadai Semua Pemain Dewa United
-
Usai Adu Kepala, Erling Haaland Lempar Komentar Pedas untuk Gabriel Magalhaes
-
Pemain Timnas Indonesia Barbar Lakukan Tendangan Kungfu, Nova Arianto Geram!
-
Insiden Tendangan Kung Fu Berujung Sanksi Berat? Nova Arianto Beberkan Nasib Fadly Alberto Cs
-
Venue Pertandingan Kontra PSIM Yogyakarta Diganti Tiba-tiba, Pelatih Persija Tetap Santai
-
Hokinya Joey Pelupessy, Kalah Justru Berpotensi Main di Kasta Teratas Liga Belgia
-
Kronologi Tendangan Kungfu Eks Timnas Indonesia U-17, Berawal dari Protes Gol Kontroversial
-
Liga Indonesia Mundur ke September 2026, Erick Thohir Prioritaskan Timnas di Piala AFF