Bola / Bola Dunia
Senin, 19 Januari 2026 | 12:39 WIB
Miliano Jonathans (PSSI)
Baca 10 detik
  • Miliano Jonathans resmi dipinjamkan FC Utrecht ke Excelsior Rotterdam hingga akhir musim 2026.

  • Pemain sayap keturunan Depok ini mencari menit bermain lebih banyak di klub barunya.

  • Excelsior berharap kehadiran Jonathans mampu memperbaiki masalah produktivitas gol yang sedang mereka alami.

Suara.com - Panggung sepak bola kasta tertinggi Belanda atau Eredivisie baru saja menyaksikan perpindahan strategis seorang talenta berbakat.

Sosok pemain sayap lincah yang memiliki darah keturunan Depok tersebut kini resmi berganti seragam klub.

Miliano Jonathans telah mengambil langkah krusial untuk melanjutkan pengabdian profesionalnya bersama klub Excelsior Rotterdam.

Kepastian mengenai kesepakatan transfer ini dipublikasikan secara formal oleh pihak manajemen klub pada pertengahan Januari 2026.

Langkah ini diambil sebagai solusi atas dinamika kompetisi yang sangat kompetitif di skuad lamanya sebelumnya.

Manajemen Excelsior Rotterdam berhasil mengamankan jasa pemain berusia 21 tahun ini dengan skema pinjaman.

Durasi masa peminjaman tersebut dijadwalkan akan berlangsung hingga berakhirnya kalender kompetisi musim 2025/2026.

Sebelumnya Jonathans merupakan bagian dari FC Utrecht yang memiliki ambisi besar di papan atas klasemen.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa jam terbang yang ia miliki masih tergolong sangat minim.

Baca Juga: Akui Ganasnya John Herdman, Pelatih Thailand Beruntung Tak Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF

Faktor inilah yang kemudian mendorong kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar melalui peminjaman.

Data statistik menunjukkan bahwa Jonathans sebenarnya terlibat dalam 19 pertandingan di berbagai ajang kompetisi.

Sayangnya porsi bermain dalam kasta tertinggi Liga Belanda atau Eredivisie hanya berjumlah tujuh laga.

Minimnya kesempatan starter membuat performa Jonathans belum bisa tereksplorasi secara mendalam pada musim berjalan ini.

Kerap kali ia hanya dimasukkan sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir babak kedua saja.

Oleh sebab itu kepindahan ke Rotterdam dianggap sebagai kesempatan emas untuk membuktikan kapasitas aslinya.

Load More