-
Barcelona kalah tipis dari Sociedad sehingga keunggulan di puncak klasemen kini hanya satu poin.
-
Frenkie de Jong mengkritik efektivitas tim dan performa gemilang penjaga gawang lawan di Anoeta.
-
Kapten Barcelona memprotes keras sikap arogan wasit Gil Manzano terkait manajemen waktu pertandingan.
Kegagalan memanfaatkan setiap celah di area penalti lawan menjadi evaluasi besar bagi tim kepelatihan usai laga.
De Jong mengakui bahwa banyak momentum emas yang seharusnya bisa mengubah arah pertandingan jika dieksekusi dengan baik.
“Kami melewatkan banyak peluang. Itu yang paling mengecewakan,” tegas sang kapten saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ketangguhan penjaga gawang Real Sociedad juga menjadi faktor kunci yang mementahkan serangan bertubi-tubi dari barisan depan Barcelona.
Statistik menunjukkan banyaknya tembakan tepat sasaran namun tidak ada yang berhasil menggetarkan jala gawang tuan rumah lebih banyak.
Namun, sorotan utama setelah peluit panjang berbunyi bukan hanya soal teknis permainan saja di lapangan hijau.
Frenkie de Jong secara terbuka mengkritik keras kinerja wasit Jesus Gil Manzano yang memimpin jalannya pertandingan panas itu.
Beberapa keputusan sang pengadil lapangan di penghujung laga dianggap sangat merugikan bagi upaya Barcelona menyamakan kedudukan.
De Jong menyoroti manajemen waktu wasit yang dinilai tidak adil mengingat banyaknya interupsi permainan yang terjadi sebelumnya.
Baca Juga: Barcelona Kalah Menyakitkan di Markas Sociedad, Frenkie de Jong Salahkan Wasit
“Di akhir pertandingan, pada waktu tambahan, saya bilang kepadanya untuk melihat waktu. Mengambil tendangan gawang saja butuh satu menit," lanjut De Jong.
Kekesalan pemain tengah ini memuncak ketika wasit enggan memberikan kompensasi waktu yang cukup di masa injury time.
De Jong merasa waktu sepuluh detik pun sangat berharga bagi tim yang sedang mengejar ketertinggalan di menit akhir.
"Normalnya waktu akan ditambah. Dan dia tidak memberi tambahan sepuluh detik. Menurut saya itu gila. Saya mengatakan itu kepadanya dan dia memberi saya kartu,” ungkapnya dengan nada tinggi.
Hukuman kartu kuning tersebut dianggap sebagai respons yang tidak perlu atas komunikasi yang seharusnya bisa dilakukan secara terbuka.
Ia juga sempat menyinggung soal komunikasi dengan perangkat pertandingan mengenai keputusan offside yang kembali diperdebatkan oleh para pemain.
Masalah ini ternyata bukan yang pertama kali dirasakan Barcelona saat bertanding di markas Real Sociedad pada musim-musim sebelumnya.
“Pada akhirnya, jika offside ya offside. Tidak ada yang lain. Saya belum melihatnya. Kami diberi tahu itu bukan offside, lalu saya bilang ke ofisial keempat. Tahun lalu hal yang sama persis terjadi di sini," lanjut De Jong.
Sebagai pemimpin di lapangan, De Jong merasa haknya untuk berdialog dengan wasit telah dibatasi secara sepihak.
Ia merasa mendapatkan perlakuan yang tidak profesional dari sang wasit ketika mencoba mencari klarifikasi atas sebuah keputusan.
“Yang ingin saya katakan adalah, Anda bahkan tidak bisa berbicara dengan wasit. Saya kapten dan saya tidak mengerti. Dia melihat saya dengan wajah seperti ‘saya lebih dari Anda’. Itu membuat frustrasi. Anda tidak bisa bersikap seperti itu,” tutupnya penuh rasa kesal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Panas Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026! Massa Aksi Bertahan, Polisi Siap Pukul Mundur
-
Siap Nikmati Momen, Pemain Irak Tak Ingin Terbebani di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Gilberto Mora, Wonderkid yang Siap Meledak di Laga Meksiko Vs Afrika Selatan
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez