-
Barcelona mengalami kekalahan tipis dari Real Sociedad yang memangkas keunggulan poin di puncak klasemen.
-
Hansi Flick mengkritik efektivitas penyelesaian akhir timnya meski tetap mengapresiasi gaya permainan secara keseluruhan.
-
Pelatih Barcelona memilih fokus pada perbaikan internal daripada mempermasalahkan keputusan wasit Jesus Gil Manzano.
Suara.com - Stadion Reale Arena menjadi saksi bisu berakhirnya tren positif yang sempat dipertahankan oleh raksasa Catalan.
Langkah meyakinkan Barcelona dalam perebutan gelar juara Liga Spanyol musim ini harus menemui hambatan yang cukup serius.
Tim asuhan Hansi Flick terpaksa menyerah dengan skor tipis 1-2 saat bertamu ke markas Real Sociedad hari Minggu.
Hasil negatif di Donostia-San Sebastian ini sekaligus memutus rekor tidak terkalahkan mereka dalam belasan laga terakhir.
Kini konsentrasi tim mulai teruji mengingat persaingan di papan atas klasemen semakin memanas dan sangat kompetitif.
Kekalahan ini memberikan dampak instan pada posisi mereka yang berada di puncak klasemen sementara musim ini.
Selisih angka dengan Real Madrid yang berada di posisi kedua kini hanya terpaut satu poin saja.
Situasi tersebut tercipta setelah rival abadi mereka berhasil mengamankan poin penuh pada pertandingan di hari sebelumnya.
Para penggemar mulai merasa khawatir jika momentum juara ini akan terganggu oleh inkonsistensi di laga tandang.
Baca Juga: 9 Kemenangan Beruntun Barcelona Pupus di Tangan Real Sociedad
Barcelona kini dituntut untuk segera bangkit agar tidak kehilangan takhta mereka dalam waktu yang sangat singkat.
Meskipun hasil akhir tidak berpihak pada tim tamu, Hansi Flick mencoba melihat dari sisi objektif.
Pelatih berkebangsaan Jerman tersebut merasa bahwa timnya sebenarnya mampu mendominasi jalannya pertandingan dengan sangat baik sekali.
Namun ia tidak bisa menyembunyikan rasa gusarnya melihat banyaknya peluang emas yang terbuang secara sia-sia di lapangan.
Eksperimen taktik yang diterapkan dirasa sudah cukup tepat namun eksekusi akhir tetap menjadi kendala yang utama.
“Saya tidak senang. Saya kecewa, kami punya banyak peluang bersih dan hasil ini tidak mencerminkan apa yang kami lihat. Namun, saya suka cara kami bermain," kata Flick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi