- Persija Jakarta mempertimbangkan pindah kandang ke Stadion Patriot Candrabhaga untuk menjamu Dewa United karena kondisi lapangan JIS dinilai belum sepenuhnya ideal.
- Ketua Panpel Persija, Bung Ferry, menyatakan keputusan final bergantung pada evaluasi tim pelatih serta pertimbangan divisi marketing klub.
- Kondisi Stadion Patriot menjadi tanda tanya karena intensitas pemakaian tinggi oleh klub Liga 2 dan adanya agenda kegiatan lain di venue tersebut.
Suara.com - Manajemen Persija Jakarta kini tengah dihadapkan pada dilema pelik terkait pemilihan stadion kandang untuk menjamu Dewa United FC.
Laga krusial pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 15 Maret 2026 mendatang.
Macan Kemayoran sangat membutuhkan kepastian venue yang mumpuni mengingat pertandingan ini wajib dimenangkan demi menjaga asa juara musim ini.
Persija Jakarta diketahui tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) karena sedang dalam proses sterilisasi untuk agenda FIFA Series.
Sebagai alternatif utama, skuad asuhan Mauricio Souza sebenarnya sudah mulai menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara.
Namun, kualitas lapangan di stadion megah tersebut dikabarkan belum sepenuhnya ideal dan memuaskan bagi para pemain maupun tim pelatih.
Situasi ini memaksa Panitia Pelaksana (Panpel) Persija untuk mulai mempertimbangkan opsi "pulang" ke markas lama mereka di Bekasi.
Stadion Patriot Candrabhaga kembali masuk dalam radar sebagai venue alternatif jika penggunaan JIS dinilai tidak memungkinkan untuk laga melawan Dewa United.
Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief atau Bung Ferry, menegaskan bahwa keputusan pemindahan stadion sangat bergantung pada evaluasi teknis tim.
Baca Juga: Tembus 100 Laga, Kiper Timnas Indonesia Ungkap Satu Mimpi Besar yang Ingin Diwujudkan di Persebaya
"Untuk melawan Dewa United, kami masih menunggu komentar dari tim, kalau tim tetap merasa masih belum puas, tidak menutup kemungkinan pindah ke Stadion Patriot," ujar Bung Ferry.
Meski menjadi opsi cadangan, kondisi rumput di Stadion Patriot Candrabhaga sendiri menyisakan tanda tanya besar terkait kelayakannya saat ini.
Pasalnya, stadion tersebut cukup sibuk digunakan sebagai markas bagi dua klub kasta kedua, yakni FC Bekasi City dan Sriwijaya FC, sepanjang musim ini.
Bung Ferry mengakui bahwa kualitas lapangan di Bekasi mungkin tidak seprima musim-musim sebelumnya akibat intensitas pemakaian yang tinggi.
"Tapi informasi terakhir yang saya lihat, Patriot lumayan bagus, namun memang tidak sebagus sebelum dipakai beberapa klub Championship," jelasnya.
Selain faktor rumput, Panpel juga harus memantau ketersediaan stadion karena adanya potensi bentrokan dengan agenda kegiatan lain di lokasi tersebut.
Berita Terkait
-
Tak Bisa Dipakai Persija Sampai Akhir Musim, Hanif Sjahbandi Sibukkan Diri di APPI
-
Jan Olde Riekerink Sesali Kelengahan Lini Belakang Dewa United Usai Ditumbangkan Tipis Manila Digger
-
Dewa United Tumbang 0-1 dari Manila Digger di Filipina, Jan Olde Riekerink Yakin Bisa Bangkit
-
Persija Terancam Musafir Lagi saat Hadapi Dewa United? Kondisi JIS Jadi Sorotan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan