Bola / Bola Indonesia
Selasa, 20 Januari 2026 | 07:51 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (pssi.org)
Baca 10 detik
  • PSSI secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia baru pada 13 Januari 2026 dengan kontrak dua tahun.
  • Herdman, yang tidak memiliki karier pemain profesional, sukses membawa Kanada lolos Piala Dunia 2022 setelah absen panjang.
  • Filosofi kepelatihan Herdman sangat dipengaruhi latar belakang akademisnya, memandang peran sebagai pengajar bagi perkembangan pemain.

Filosofi kepelatihan Herdman sangat kental dengan latar belakangnya sebagai pendidik.

Ia melihat lapangan hijau tak ubahnya ruang kelas, tempat ia bisa membantu pemain berkembang maksimal.

"Saya menikmati pekerjaan ini. Saya menikmati melihat orang-orang bisa terus tumbuh, berkembang sebagai seorang guru, sebagai pendidik, sebagai dosen," kata John Herdman.

"Saya selalu menikmati proses pengajaran pembelajaran. Jadi saya mampu secara alami beralih ke pelatihan sepak bola," terang pelatih berusia 50 tahun itu.

Pengalamannya yang luas, dari level dasar hingga panggung tertinggi dunia, menjadi aset berharga bagi Indonesia. Ia menekankan bahwa adaptasi dan pengembangan adalah kunci.

"Bekerja di tingkat akar rumput level, bekerja di tingkat akademi profesional level, dan kemudian berkembang ke sepak bola wanita sepak bola, sepak bola Olimpiade, Piala Dunia sepak bola, sepak bola klub. sekarang di sini di Indonesia," bebernya lagi.

Menutup pandangannya, Herdman menegaskan satu prinsip dasar yang akan ia terapkan di Timnas Indonesia, yakni peran pelatih sebagai pengajar.

"Jadi pada intinya, saya pikir sebagian besar pelatih adalah guru. Mereka ingin mengajar dan membantu orang menjadi lebih baik, berkembang. Jadi, Anda tahu, itu adalah inti dari filosofi saya sebagai seorang pelatih," tukasnya.

Baca Juga: Inspirasi Hidup, John Herdman Ungkap Kakeknya Adalah Eks Tentara dan Petinju Profesional

Load More