- Napoli menghadapi persiapan kurang ideal jelang laga tandang krusial Liga Champions melawan FC Copenhagen karena badai cedera pemain kunci.
- Saat ini, Napoli berada di peringkat 23 klasemen Liga Champions, hanya unggul satu poin dari zona aman play-off.
- Pelatih Antonio Conte menyoroti jadwal padat timnya sebagai tekanan fisik dan mental ekstrem menjelang pertemuan perdana tersebut.
Suara.com - Napoli menghadapi tantangan berat jelang laga krusial Liga Champions 2025/2026. Badai cedera yang menimpa skuad asuhan Antonio Conte membuat persiapan mereka menuju markas FC Copenhagen jauh dari ideal.
Meski demikian, Conte menegaskan Napoli tidak ingin larut dalam rasa kasihan terhadap diri sendiri.
“Kami tidak boleh merasa kasihan pada diri kami sendiri. Kami harus mencari solusi,” tegas Conte dilansir dari Beinsports
Napoli datang ke laga ini dengan catatan positif. Mereka tengah menjalani delapan pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi dan baru saja mengakhiri tren tiga hasil imbang beruntun lewat kemenangan tipis 1-0 atas Sassuolo di Serie A. Namun, kemenangan tersebut harus dibayar mahal.
Matteo Politano dan Amir Rrahmani dipastikan masuk daftar cedera, menyusul sejumlah nama penting yang lebih dulu menepi.
David Neres masih bermasalah dengan pergelangan kaki, Frank Anguissa dan Kevin De Bruyne juga belum pulih, sementara Romelu Lukaku belum siap bermain usai mengalami cedera jangka panjang.
“Kami fokus pada siapa yang tersedia. Dalam beberapa hari terakhir kami mencoba menyiapkan tim sebaik mungkin, dan saya berharap itu bisa terlihat di lapangan,” ujar Conte.
Napoli saat ini berada di peringkat ke-23 klasemen Liga Champions dengan koleksi tujuh poin.
Posisi mereka belum aman karena hanya unggul satu poin dari Benfica, sehingga risiko terlempar dari zona play-off masih terbuka lebar.
Baca Juga: Prediksi Skor Sporting Lisbon vs PSG: Ujian Berat Singa Lisboa Hadapi Juara Bertahan
Laga melawan Copenhagen juga menyimpan tantangan tersendiri. Ini akan menjadi pertemuan perdana Napoli dengan klub asal Denmark tersebut.
Meski Napoli selalu menang dalam empat laga Eropa sebelumnya melawan tim Denmark, catatan tandang mereka di Liga Champions sedang buruk.
I Partenopei tercatat kalah dalam lima laga tandang terakhir di Liga Champions, dengan kebobolan minimal dua gol di setiap pertandingan.
Sebaliknya, Copenhagen tengah mengincar kemenangan ketiga beruntun di Liga Champions musim ini, sesuatu yang belum pernah mereka capai sebelumnya.
Namun Conte memilih tidak terlalu memikirkan lawan. Ia justru menyoroti jadwal padat yang harus dijalani timnya.
“Kami sangat fokus pada diri kami sendiri. Ini pertandingan keempat kami dalam sembilan hari. Itu tidak masuk akal,” kata Conte. “Para pemain mengalami tekanan fisik dan mental yang ekstrem.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tak Biasa, Jude Bellingham Beli Saham Klub Kriket
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
-
Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman