-
Indonesia resmi menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 yang digelar pada Maret di Jakarta.
-
Erick Thohir menekankan turnamen ini menjadi ujian mental dan debut bagi pelatih John Herdman.
-
Skuad Garuda dijadwalkan bertanding melawan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts and Nevis.
Suara.com - Jakarta secara resmi terpilih menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan ajang bergengsi FIFA Series 2026 mendatang.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut kabar ini dengan penuh semangat demi kemajuan sepak bola nasional.
Pengumuman mengenai daftar negara peserta turnamen ini telah dipublikasikan secara resmi pada Senin 19 Januari 2026.
Tercatat sebanyak empat puluh delapan tim nasional dari seluruh dunia akan berpartisipasi dalam agenda internasional tersebut.
Momentum ini bertepatan dengan jendela FIFA Matchday yang menjadi perhatian khusus bagi manajemen federasi sepak bola tanah air.
Erick Thohir memandang bahwa agenda ini memiliki bobot yang jauh lebih besar dibandingkan laga persahabatan rutin.
Turnamen ini akan menjadi ajang pembuktian perdana bagi John Herdman selaku pelatih kepala baru Timnas Indonesia.
PSSI berharap kompetisi ini dapat menjadi sarana evaluasi yang mendalam terhadap komposisi pemain yang ada saat ini.
Strategi yang diusung Herdman diharapkan mulai terlihat polanya saat menghadapi lawan-lawan tangguh di lapangan hijau nanti.
Baca Juga: Mengenal Sir Bobby Robson, Legenda Inggris yang Jadi Inspirasi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
FIFA Series kali ini menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter permainan skuad Merah Putih yang lebih modern.
Erick Thohir menginginkan para pemain bisa menyerap ilmu sebanyak mungkin dari tuntutan ketat sepak bola level internasional.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim," kata Erick Thohir dalam keterangannya.
Baginya pengalaman bertarung melawan negara dengan tradisi sepak bola yang berbeda akan memperkaya wawasan taktis para pemain.
Fokus utama dari partisipasi Indonesia bukan hanya sekadar hasil akhir namun juga kematangan mental dalam bertanding.
Erick percaya bahwa keberagaman gaya lawan akan mempercepat proses pendewasaan para talenta muda Indonesia di atas lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Dimulai Malam Nanti, Ini Jadwal Lengkap Pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026
-
Kalah dari Bali United, Pelatih Arema Ungkap Biang Kerok dan Singgung Mentalitas
-
18 Tahun Bungkam, Michael Ballack Bergetar Saat Ceritakan Kematian Tragis Sang Anak
-
FIFA Mulai Was-was dengan Perang AS vs Iran, Klausul Darurat Piala Dunia 2026 Bakal Diaktifkan?
-
Fred Grim Lakukan Perubahan Starting XI Jelang Ajax vs Groningen, Maarten Paes Dicadangkan?
-
Bojan Hodak Pantau Cedera Febri Hariyadi, Persib Siap Ambil Keputusan Besar
-
Ketawa Karir Ala Messi Saat Donald Trump Sebut Cristiano Ronaldo Lebih Hebat
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Dibantai Bayern Munich Tanpa Ampun, Kevin Diks Cs Diterpa Rumor Tak Sedap, Apa Itu?
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi