-
Yabes Roni resmi dipinjamkan Bali United ke Persis Solo hingga akhir musim 2025/2026.
-
Sang pemain merupakan ikon klub yang telah mengabdi selama sebelas tahun di Bali.
-
Kurangnya menit bermain di bawah asuhan Johnny Jansen menjadi alasan utama peminjaman ini.
Suara.com - Pergerakan mengejutkan terjadi di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 yang melibatkan pemain ikonik.
Manajemen Bali United secara resmi mengumumkan pelepasan penyerang sayap mereka, Yabes Roni, ke kubu Persis Solo.
Keputusan besar ini diambil melalui proses pertimbangan yang matang antara jajaran manajemen dan staf kepelatihan klub.
Yabes Tanuri selaku Chief Executive Officer (CEO) Bali United membeberkan detail di balik perpindahan status pemain tersebut.
Pemain lincah asal Alor ini akan menjalani masa peminjaman hingga berakhirnya putaran kedua kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Langkah peminjaman ini diklaim sebagai solusi terbaik bagi karier sang pemain maupun kebutuhan strategi tim.
Proses perpindahan ini menjadi sorotan karena loyalitas panjang yang telah ditunjukkan oleh Yabes Roni selama ini.
Pihak klub berharap pengalaman Yabes dapat memberikan dampak signifikan bagi performa Laskar Sambernyawa di sisa musim.
"Setelah berdiskusi dengan tim pelatih, kami resmi melepas Yabes Roni untuk menjalani masa peminjaman ke Persis Solo. Semoga Yabes dapat memberikan kontribusi yang baik dan hasil positif bagi Persis Solo dan juga Bali United," ungkap Tanuri.
Baca Juga: Dirumorkan Rekrut Eks PSG Layvin Kurzawa, Seberapa Kaya Persib Bandung?
Yabes Roni bukan sekadar pemain biasa melainkan bagian dari sejarah panjang klub asal Pulau Dewata tersebut.
Ia tercatat sebagai pemain angkatan pertama sejak Bali United berdiri dan mulai berkompetisi pada tahun 2015.
Setidaknya selama 11 tahun lamanya Yabes telah setia membela panji kebesaran Serdadu Tridatu di kancah nasional.
Hingga saat ini, Bali United merupakan satu-satunya klub profesional yang pernah dibela oleh pemain bertubuh gempal tersebut.
Dedikasinya di lapangan telah menjadikannya salah satu sosok yang sangat dihormati oleh para pendukung setia klub.
Sepanjang kariernya mengenakan seragam Bali United, ia telah mencatatkan durasi bermain yang sangat luar biasa.
Total terdapat 166 penampilan yang berhasil dikumpulkan Yabes dalam berbagai ajang kompetisi resmi yang diikuti tim.
Pemain sayap ini juga sukses menyumbangkan sembilan gol serta memberikan 12 umpan matang atau assist bagi rekan-rekannya.
Secara keseluruhan, Yabes Roni telah menghabiskan waktu sebanyak 8.302 menit di atas lapangan hijau untuk membela klubnya.
Catatan angka ini membuktikan betapa besarnya peran sang pemain dalam perjalanan panjang sejarah tim asal Gianyar.
Yabes juga merupakan aktor penting di balik keberhasilan Bali United merengkuh trofi kasta tertinggi di Indonesia.
Ia menjadi bagian dari skuat juara saat Bali United mengangkat trofi Liga 1 pada musim 2019 yang lalu.
Keberhasilan tersebut berlanjut ketika tim mampu mempertahankan gelar juara pada kompetisi musim 2021/2022 yang bersejarah.
Selain prestasi domestik, ia menorehkan tinta emas sebagai putra asli Nusa Tenggara Timur pertama di kompetisi Asia.
Identitasnya sebagai pemain asal Alor memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat di wilayah Indonesia bagian Timur tersebut.
Namun, dinamika sepak bola profesional seringkali membawa perubahan yang sulit diprediksi bagi setiap pemain bintang.
Musim ini menjadi periode yang cukup berat bagi Yabes Roni untuk menembus susunan pemain utama tim.
Ia tampak kesulitan bersaing di dalam skema taktik yang diterapkan oleh pelatih kepala asal Belanda, Johnny Jansen.
Persaingan lini depan yang sangat ketat membuat menit bermain Yabes menjadi sangat terbatas di paruh pertama.
Kondisi fisik dan strategi pelatih menjadi faktor penentu yang mempengaruhi frekuensi kehadirannya di lapangan pertandingan musim ini.
Data menunjukkan bahwa kontribusi Yabes di lapangan selama paruh pertama BRI Super League tergolong sangat minim.
Eks pemain Timnas Indonesia U-19 ini tercatat hanya mencatatkan satu kali penampilan saja bersama tim Serdadu Tridatu.
Dalam satu penampilan tersebut, ia hanya diberikan kesempatan bermain selama 19 menit di dalam lapangan hijau.
Fakta inilah yang mendorong manajemen untuk mencarikan solusi agar sang pemain tetap mendapatkan atmosfer kompetisi yang kompetitif.
Bergabung dengan Persis Solo diharapkan mampu membangkitkan kembali sentuhan emas yang dimiliki oleh penyerang sayap lincah ini.
Kini tantangan baru telah menanti Yabes Roni bersama Persis Solo yang sedang berjuang di papan klasemen.
Solo akan menjadi pelabuhan baru baginya untuk membuktikan bahwa kualitas permainannya belum memudar dimakan waktu yang lama.
Publik Solo tentu menantikan aksi-aksi cepat dari pemain sayap berpengalaman ini untuk membantu tim meraih kemenangan krusial.
Peminjaman ini juga menjadi bukti nyata hubungan kerja sama yang baik antara manajemen Bali United dan Persis.
Semoga kepindahan sementara ini membawa keberuntungan dan kesuksesan bagi karier sepak bola Yabes Roni ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga ke Pemain Dewa UnitedBerujung Damai
-
Bojan Hodak Minta Pemain Persib Bandung Jangan Panik, Kenapa?
-
Gelar Juara Mulai Goyang, Umuh Muchtar Wanti-wanti Persib Bandung
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris
-
Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika