- Arsenal mengalahkan Inter Milan 3-1 di Giuseppe Meazza pada 20 Januari 2026, menjadi kemenangan perdana di Italia sejak 2008.
- Mikel Arteta menyoroti efektivitas bola mati sebagai kunci kemenangan melawan tim berkualitas tinggi Inter Milan tersebut.
- Kemenangan ini menjaga rekor sempurna Arsenal dalam tujuh laga Liga Champions sekaligus memimpin Liga Inggris.
Suara.com - Pelatih Arsenal Mikel Arteta memberikan apresiasi kepada Inter Milan setelah timnya meraih kemenangan 3-1 pada laga Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (20/1/2026) malam waktu setempat.
Arteta juga menyoroti kembali peran penting situasi bola mati yang menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya di laga tersebut.
Arsenal membuka keunggulan lebih dulu melalui Gabriel Jesus pada awal pertandingan. Inter kemudian mampu menyamakan skor lewat tembakan keras Petar Sucic dari luar kotak penalti delapan menit berselang.
Menjelang turun minum, Arsenal kembali memimpin setelah Gabriel Jesus mencetak gol lewat situasi sepak pojok. Kemenangan The Gunners dipastikan Viktor Gyokeres yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit-menit akhir.
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Arsenal di tanah Italia pada ajang Liga Champions sejak 2008, sekaligus memperpanjang catatan sempurna mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Arteta menilai kemenangan tersebut terasa spesial karena Inter dinilainya sebagai tim dengan kualitas tinggi dan gaya bermain yang sulit dihadapi.
“Inter adalah tim yang sangat bagus dengan pergerakan luar biasa dan sangat sulit untuk bertahan dari serangan mereka. Mereka tahu bagaimana menyerang ruang. Di beberapa momen kami benar-benar berada di bawah tekanan, jadi hasil ini terasa semakin istimewa,” ujar Arteta kepada Sky Sport Italia.
Pada pertandingan tersebut, Arsenal kembali menunjukkan efektivitas mereka dalam memanfaatkan bola mati. Dari skema sepak pojok, Leandro Trossard mengarahkan bola kembali ke depan gawang yang kemudian diselesaikan Gabriel Jesus dari jarak dekat.
Arteta menegaskan situasi bola mati menjadi salah satu aspek yang terus diasah timnya di tengah keterbatasan waktu latihan.
Baca Juga: Liga Champions: Dalih Pelatih Inter Milan usai Dibantai Arsenal
“Kami memanfaatkan waktu latihan yang terbatas untuk memberi kami keunggulan dalam pertandingan, dan itu termasuk situasi bola mati. Kami memiliki banyak pemain yang kuat dalam kondisi seperti ini, dan kami berusaha memaksimalkan karakteristik tersebut,” katanya.
Selain tampil dominan di Eropa, Arsenal juga menunjukkan konsistensi di kompetisi domestik. Mereka kini unggul tujuh poin di puncak klasemen Liga Inggris dan menjadi satu-satunya tim yang selalu menang dalam tujuh pertandingan Liga Champions musim ini.
Ketika ditanya apakah timnya kini memiliki keyakinan lebih besar dibandingkan musim-musim sebelumnya, Arteta berharap hal tersebut benar adanya.
“Saya berharap begitu, bahwa kami mampu mencapai target yang kami tetapkan. Memang masih terlalu dini, tetapi ini adalah tim yang penuh ambisi dan rasa lapar. Kami akan terus melakukan yang terbaik,” pungkas Arteta.
(Antara)
Berita Terkait
-
Liga Champions: Dalih Pelatih Inter Milan usai Dibantai Arsenal
-
Haaland Minta Maaf dan Sebut Kekalahan Manchester City dari Bodo/Glimt Memalukan
-
Pep Guardiola Guardiola Beberkan Alasan Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt
-
Juara Bertahan Tak Berdaya, PSG Dilumat Klub Portugal Sporting CP di Liga Champions
-
Real Madrid Ngamuk, AS Monaco Dibantai 6-1 di Liga Champions
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Liga Champions: Dalih Pelatih Inter Milan usai Dibantai Arsenal
-
Alasan Persik Kediri Lepas M Khanafi ke Borneo FC, Ternyata Karena Hal Tak Terduga
-
Alasan Semen Padang Boyong Maicon Souza
-
Yabes Roni Dilepas ke Persis Solo, CEO Bali United Ungkap Alasan Penting di Balik Keputusannya
-
Ditendang Persija, Gustavo Franca: Senang Dapat Dukungan Luar Biasa dari Aremania
-
Hanif Sjahbandi ke Jakmania: Saya Naik Meja Operasi
-
Media Eropa: Kemungkinan Layvin Kurzawa Teken Kontrak Persib Bandung Akhir Pekan
-
Daftar Rekor Buruk Layvin Kurzawa, Cuma Modal Nama Besar PSG
-
Rekor Mengerikan Filipina di Piala AFF
-
Emil Audero Masuk 5 Besar Kiper Terbaik di Liga Top Eropa