Bola / Bola Indonesia
Rabu, 21 Januari 2026 | 13:56 WIB
Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis, tim CONCACAF yang pernah diperkuat legenda Liga Indonesia Keith Kayamba Gumbs, pada ajang FIFA Series 2026 di Jakarta. [Dok. IG/sknfa]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis, tim CONCACAF yang pernah diperkuat legenda Liga Indonesia Keith Kayamba Gumbs, pada ajang FIFA Series 2026 di Jakarta.
  • The Sugar Boyz saat ini berada di peringkat 154 FIFA, namun memiliki sejarah prestasi menembus posisi 73 dunia dan menjadi runner-up Piala Karibia 1997.
  • Saint Kitts and Nevis memiliki pengalaman bertanding lintas benua melawan tim Eropa dan Asia, serta baru saja mencatatkan sejarah debut di Gold Cup 2023.

Suara.com - Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan unik dari wakil zona CONCACAF, Saint Kitts and Nevis, dalam ajang bergengsi FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta.

Meskipun nama Saint Kitts and Nevis mungkin terdengar asing bagi sebagian publik, Skuad Garuda wajib memasang kewaspadaan tinggi mengingat potensi kejutan dari lawan.

Turnamen yang dijadwalkan pada Maret ini akan menjadi panggung pembuktian bagi Timnas Indonesia saat menjamu lawan lintas konfederasi termasuk Bulgaria dan Kepulauan Solomon.

Negara kepulauan di Karibia ini sejatinya memiliki hubungan emosional tersendiri dengan pecinta sepak bola Tanah Air melalui sosok legendaris Keith Kayamba Gumbs.

Gumbs tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Saint Kitts and Nevis dengan torehan 24 gol di level internasional.

Publik sepak bola nasional tentu tidak lupa dengan kiprah gemilang Gumbs saat menjadi bintang besar di Liga Indonesia bersama Sriwijaya FC dan Arema FC selama enam tahun.

Berdasarkan rilis ranking FIFA terbaru per 19 Januari 2026, tim berjuluk The Sugar Boyz ini menempati peringkat ke-154 dunia.

Meski peringkat saat ini berada di bawah Indonesia, mereka tercatat pernah menduduki posisi tertinggi di urutan ke-73 dunia pada Oktober 2016 silam.

Julukan The Sugar Boyz sendiri diambil dari sejarah panjang negara tersebut sebagai salah satu penghasil tebu yang menjadi identitas nasional mereka.

Baca Juga: Mengupas Kekuatan Bulgaria: Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series yang Pernah Guncang Pildun 1994

Secara prestasi terkini, Saint Kitts and Nevis baru saja mencetak sejarah dengan melakoni debut di turnamen bergengsi CONCACAF Gold Cup pada edisi 2023 lalu.

Rekam jejak mereka di level regional juga cukup mentereng setelah sempat melaju hingga babak final Piala Karibia pada tahun 1997.

Kala itu, dua gol dari Keith Kayamba Gumbs di babak semifinal sukses menyingkirkan Grenada sebelum akhirnya mereka takluk dari Trinidad and Tobago di partai puncak.

Timnas Indonesia tidak boleh memandang sebelah mata karena The Sugar Boyz memiliki keberanian melakukan tur internasional lintas benua untuk menguji mental bertanding.

Tercatat mereka pernah menjajal kekuatan negara-negara Eropa seperti Andorra dan Estonia, serta wakil Asia yakni India dalam laga persahabatan resmi.

Kewaspadaan tinggi sangat diperlukan di lini pertahanan Garuda mengingat lawan dikenal memiliki barisan penyerang yang cukup berbahaya dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun.

Load More