Bola / Bola Dunia
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:50 WIB
Pelatih Barcelona, Hansi Flick dan Thiago Alcantara. (Dok. Barcelona)
Baca 10 detik
  • Kemenangan Barcelona 4-2 atas Slavia Prague memakan korban cedera hamstring pada Pedri, membuat pelatih Hansi Flick pusing jelang laga penentuan.
  • Barcelona wajib menang melawan Copenhagen, mantan klub Kevin Diks, di laga terakhir untuk mengamankan posisi 8 besar dan lolos otomatis ke 16 besar Liga Champions.
  • Skuad Barcelona dalam kondisi pincang menghadapi Copenhagen karena selain Pedri yang cedera, Frenkie de Jong juga absen akibat skorsing, meski Lamine Yamal dipastikan kembali.

Lewandowski akhirnya membayar kesalahannya dengan mencetak gol penutup memanfaatkan umpan silang Marcus Rashford untuk mengunci tiga poin.

Kemenangan ini membawa Barcelona naik ke peringkat sembilan klasemen sementara fase liga.

Kemenangan di laga terakhir melawan Copenhagen minggu depan kemungkinan besar akan melambungkan mereka ke posisi delapan besar.

Namun, Flick memperingatkan bahwa mengalahkan mantan klub Kevin Diks tersebut bukanlah tugas yang mudah, terlebih dengan kondisi skuad yang pincang.

"Tidak akan mudah untuk mengalahkan Copenhagen," tegas pelatih asal Jerman tersebut.

Kekhawatiran Flick beralasan karena selain potensi absennya Pedri, ia juga dipastikan kehilangan Frenkie de Jong yang terkena skorsing kartu.

Kondisi Ferran Torres juga masih tanda tanya apakah bisa pulih tepat waktu untuk pertandingan penentuan tersebut.

Satu-satunya kabar baik adalah kembalinya Lamine Yamal yang sebelumnya absen melawan Slavia karena akumulasi kartu kuning.

"Tapi kami akan mendapatkan Lamine (Yamal) kembali, itu benar, dan kami memiliki peluang bagus untuk masuk delapan besar," ujar Flick mencoba optimis.

Baca Juga: Marseille vs Liverpool di Liga Champions: The Reds Menang Telak 3-0

"Kami tidak memulai Liga Champions dengan baik, tetapi dengan satu pertandingan tersisa, kami memiliki kesempatan untuk berada di tempat yang kami inginkan," pungkasnya.

Load More