Bola / Liga Italia
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:32 WIB
Siapa sangka pemain keturunan Indonesia kini mulai jadi incaran klub-klub raksasa Eropa. Terbaru, bek Jong Genk, Juwensley Onstein dikabarkan bakal merapat ke AC Milan. [@FabrizioRomano]
Baca 10 detik
  • Juwensley Onstein, bek keturunan Indonesia dari Jong Genk, dikabarkan akan merapat ke klub raksasa Eropa AC Milan.
  • Proses transfer pemain kelahiran 2007 menuju AC Milan saat ini terhambat karena adanya persoalan administrasi dokumen penting.
  • Onstein memiliki darah Indonesia dari kakek yang lahir di Medan dan pernah membela tim nasional Belanda U-16 dan U-18.

Suara.com - Siapa sangka pemain keturunan Indonesia kini mulai jadi incaran klub-klub raksasa Eropa. Terbaru, bek Jong Genk, Juwensley Onstein dikabarkan bakal merapat ke AC Milan.

Meski negosiasi yang sebelumnya dikabarkan berjalan lancar kini tersendat akibat persoalan administrasi dokumen, sehingga kepindahan bek muda Jong Genk tersebut ke San Siro belum bisa dirampungkan.

Informasi ini diungkapkan jurnalis transfer kenamaan Matteo Moretto melalui akun X miliknya.

Menurut laporan tersebut, kesepakatan yang dirancang untuk membawa pemain kelahiran 2007 itu ke kubu Rossoneri tertahan saat memasuki tahap pertukaran dokumen, fase krusial dalam proses transfer.

Belum dijelaskan secara rinci dokumen apa yang menjadi penghambat, maupun apakah kendala ini berasal dari pihak klub, agen, atau aspek teknis lainnya.

Juwensley Onstein diketahui keturunan Indonesia. Kakek dari pihak ayah lahir di Medan, Sumatera Utara.

Kecintaan pada sang kakek ditunjukkan Onstein dengan nyata. Saat mendapat kontrak profesional pertama di Genk, Onstein memilih menggunakan nomor punggung 54 karena hal tersebut terasa spesial baginya dimana kakeknya lahir pada tahun 1954.

Jika sang kakek pihak Ayah kelahiran Medan. Neneknya dari pihak ayah berasal dari Suriname. Sedangkan pada sisi Ibunya full Belanda.

Perjalanan kariernya dimulai sejak usia enam tahun di klub akademi ESA Arnhem sebagai gelandang nomor 8.

Baca Juga: Kabar Buruk untuk John Herdman, Pascal Struijk dan Jayden Oosterwolde Kompak Tolak Timnas Indonesia

Ia kemudian menimba pengalaman di akademi Vitesse dan Ajax, sebelum akhirnya pada 7 Oktober 2023 bergabung dengan Jong Genk sebagai bek tengah.

Bersama tim KRC Genk, Juwensley mengenakan nomor punggung 54, sebagai penghormatan kepada kakeknya yang lahir pada tahun 1954.

Saat ini, ia menjalani musim kedua bersama Jong Genk dan telah bermain dalam 11 pertandingan.

Prestasinya di tingkat internasional juga mulai terlihat.

Pada 2023, Juwensley memperkuat tim nasional Belanda U-16 dan U-18, masing-masing satu pertandingan. Debutnya bersama tim U-18 terjadi pada 11 Oktober 2024.

Meskipun belum mencatat gol atau assist dalam 11 pertandingan profesionalnya, kemampuan bertahan dan kecerdikan taktis Juwensley membuatnya menjadi aset penting bagi Jong Genk.

Load More