- Jay Idzes memenangkan duel melawan Emil Audero di Serie A dengan statistik solid, sementara Justin Hubner tampil gemilang lewat assist dan rating 8,2 di Eredivisie.
- Emil Audero mencatatkan 6 penyelamatan meski Cremonese kalah, sedangkan Calvin Verdonk tampil cukup rapi sebagai pemain pengganti saat Lille tumbang.
- Para penggawa Timnas Indonesia menunjukkan performa kompetitif di liga top Eropa yang menjadi modal bagus bagi skuad Garuda.
Suara.com - Sejumlah penggawa Timnas Indonesia kembali unjuk gigi di kompetisi elit Eropa pada Minggu malam hingga Senin (26/1/2026) dini hari WIB dengan torehan statistik yang beragam.
Sorotan utama tertuju pada performa berkelas Jay Idzes di Serie A Italia dan aksi gemilang Justin Hubner yang mencatatkan statistik defensif memukau di Eredivisie Belanda.
Selain kedua nama tersebut, rapor penampilan Emil Audero dan Calvin Verdonk juga menjadi perhatian para pecinta sepak bola Tanah Air dalam laga klubnya masing-masing.
Duel sesama pemain Indonesia tersaji di MAPEI Stadium saat Sassuolo menjamu Cremonese dalam lanjutan Liga Italia.
Jay Idzes yang dipercaya tampil penuh sejak menit awal berhasil membantu Sassuolo mengamankan kemenangan tipis 1-0 berkat gol cepat Alieu Fadera di menit ketiga.
Bek tangguh ini tampil sangat solid di jantung pertahanan dengan mencatatkan total tujuh kontribusi defensif sepanjang pertandingan.
Ketenangannya dalam mengolah bola terlihat dari akurasi umpan yang mencapai angka 89 persen.
Jay juga tercatat melakukan lima sapuan bersih untuk mengamankan area pertahanannya dari gempuran lawan.
Situs statistik Fotmob memberikan rating 6,8 untuk penampilan Jay yang sukses mengakhiri puasa kemenangan bagi Sassuolo.
Baca Juga: Eksodus Pemain Timnas ke Super League, PSSI Sebut Itu Hak Asasi Para Pemain
Di sisi berseberangan, kiper Cremonese Emil Audero harus menelan pil pahit karena gawangnya bobol di awal laga.
Meski melakukan satu kesalahan yang berujung gol bagi lawan, Emil tetap bekerja keras di bawah mistar gawang.
Ia tercatat melakukan enam penyelamatan krusial untuk mencegah skor menjadi lebih besar bagi keunggulan tuan rumah.
Emil akhirnya mendapatkan rating 6,2 dalam laga yang mempertemukan dua pilar Garuda tersebut.
Kabar gembira datang dari Belanda di mana Justin Hubner tampil luar biasa saat Fortuna Sittard menumbangkan Groningen 2-1.
Turun sebagai starter, Hubner menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus dengan catatan statistik defensif yang mencolok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jenderal Dudung Masuk Kabinet Prabowo Sore Ini? Daftar 6 Orang Reshuffle Menteri
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
Terkini
-
Bintang Baru Bermunculan di Jakarta Home Run League 2026
-
Persija Jakarta Asah Ketajaman Lini Depan Demi Amankan Poin Penuh atas Persis Solo
-
Geger Aksi Aktivis HAM Eropa Kibarkan Bendera Iran di Laga AC Milan vs Juventus
-
Tottenham Dihantam Badai Cedera, Kondisi Xavi Simons Mengkhawatirkan?
-
Endrick Buka Peluang Bertahan di Lyon, Tak Pasti Kembali ke Real Madrid
-
Mandul di Depan Gawang, Mauricio Souza Bongkar Masalah Utama Persija
-
Marcus Rashford Pilih Santai soal Masa Depannya
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Prediksi Persija Jakarta vs Persis Solo di BRI Super League 27 April 2026
-
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Masih Teratas, Persaingan Degradasi Sengit