- John Herdman pantau langsung Liga Indonesia demi membangun hubungan emosional dengan para calon pemain.
- Persiapan Timnas Indonesia difokuskan untuk menghadapi FIFA Series dan Piala AFF pada tahun 2026.
- Pelatih John Herdman membutuhkan skuad besar dan akan terus memantau pemain di kompetisi domestik.
Baginya, sosok pelatih tim nasional harus memiliki kedekatan psikologis dengan para atlet yang akan dipanggilnya.
Melihat langsung di stadion adalah cara terbaik untuk menunjukkan apresiasi serta keseriusan manajemen tim nasional Indonesia.
“Bagi saya, penting bagi pemain untuk melihat pelatih di lapangan dan tahu bahwa saya hadir. Ini bagian dari proses membangun hubungan dan memahami kemampuan mereka,” tambahnya.
Interaksi jarak jauh tidak akan pernah bisa menggantikan penilaian langsung saat pemain berjuang di bawah tekanan laga.
Herdman percaya bahwa hubungan yang solid dimulai dari kehadiran dan perhatian yang tulus dari seorang pemimpin tim.
Rencana jangka pendek Herdman telah tersusun rapi untuk dua hingga tiga bulan ke depan secara berkelanjutan.
Intensitas kehadirannya di stadion dipastikan akan semakin meningkat seiring mendekatnya jadwal pertandingan internasional resmi FIFA.
Langkah ini diambil karena Timnas Indonesia akan menghadapi kalender kompetisi yang sangat sibuk sepanjang tahun 2026 ini.
Turnamen FIFA Series pada Maret mendatang menjadi ujian perdana yang menanti sentuhan magis dari pelatih baru ini.
Baca Juga: Ogah Komentari Kualitas Liga, John Herdman Ungkap Misi Khusus Pantau Talenta Super League
Selain itu, gengsi kawasan dalam ajang ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 juga menjadi prioritas yang tidak main-main.
Herdman menyadari bahwa untuk mengarungi banyak turnamen, ia tidak bisa hanya bergantung pada sedikit pilihan pemain saja.
Kedalaman skuad menjadi kunci utama agar performa Garuda tetap stabil meski dalam jadwal yang sangat padat.
Oleh karena itu, pintu tim nasional kini terbuka lebar bagi siapa saja yang mampu menunjukkan performa impresif.
Pencarian bakat ini akan terus dilakukan hingga ia menemukan komposisi terbaik yang mampu bersaing di level internasional.
“Kami membutuhkan skuad yang besar, jadi penting bagi saya untuk menilai semua pemain di domestik,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko