Bola / Liga Spanyol
Senin, 26 Januari 2026 | 20:30 WIB
Stadion Camp Nou markas klub sepakbola Barcelona (Sumber: Twitter/@idextratime )
Baca 10 detik
  • Air hujan masuk ke Stadion Camp Nou saat laga Barcelona kontra Real Oviedo, menyoroti masalah renovasi senilai £1,25 miliar.
  • Insiden tersebut menyebabkan suporter, jurnalis, dan Presiden Joan Laporta kehujanan karena perlindungan atap stadion belum maksimal.
  • Barcelona kembali menggunakan stadion sejak November, namun progres renovasi belum rampung padahal target peningkatan kapasitas menanti.

Suara.com - Stadion Camp Nou jadi sorotan memalukan setelah air hujan masuk ke dalam stadion saat Barcelona menjamu Real Oviedo.

Padahal stadion ini baru menjalani proyek renovasi besar-besaran senilai £1,25 miliar (sekitar Rp25 triliun).

Akibatnya, suporter, jurnalis, hingga Presiden Barcelona Joan Laporta ikut kehujanan di dalam stadion.

Insiden ini terjadi di tengah proses renovasi besar Camp Nou yang masih berlangsung.

Barcelona memang telah kembali menggunakan stadion kebanggaannya sejak November, namun sejumlah bagian stadion masih dalam tahap penyelesaian.

Proses kepulangan Blaugrana ke Camp Nou sendiri sempat tertunda satu tahun akibat pekerjaan konstruksi.

Dalam pertandingan tersebut, hujan deras membuat air mengalir masuk ke beberapa bagian stadion.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan aliran air jatuh dari celah bangunan ke area concourse stadion.

Bahkan, beberapa jalur pejalan kaki tergenang air, memaksa para jurnalis mengenakan jas hujan dan membuka payung untuk melindungi peralatan kerja mereka.

Baca Juga: Pascabanjir Bandang Gunung Slamet, Pantai Utara Tegal Dipenuhi Kayu

Media Spanyol, Tribuna, melaporkan bahwa Joan Laporta dan tamu VIP yang berada di kursi korporat juga tidak luput dari hujan. Perlindungan atap stadion dinilai belum optimal, sehingga air tetap masuk ke area penonton.

Dari sekitar 45.000 penonton yang hadir, sejumlah fans disebut memilih meninggalkan stadion lebih awal karena kondisi basah kuyup.

Insiden ini langsung menjadi sorotan publik dan memunculkan kritik terhadap kualitas renovasi stadion yang seharusnya menjadi simbol modernisasi Barcelona.

Meski demikian, Joan Laporta mencoba meredam polemik dengan sikap optimistis. Ia mengakui adanya masalah teknis, namun menegaskan bahwa semuanya akan diperbaiki.

“Kami semua kehujanan. Kami tahu ini bisa terjadi. Tapi pada akhirnya, hujan itu menemani kemenangan. Seperti baptisan hujan untuk Camp Nou. Stadion ini masih dalam tahap pembangunan, dan apa pun yang perlu diperbaiki akan kami perbaiki,” ujar Laporta.

Barcelona kini berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan renovasi penuh stadion.

Load More