- Kementerian PU merespons kekeringan di Kuranji dan Pauh, Padang, akibat perubahan aliran Sungai Batang Kuranji November 2025 dan Januari 2026.
- Penanganan utama meliputi pembersihan sedimen irigasi Gunung Nago Kiri oleh dinas terkait menggunakan alat berat.
- Kementerian PU mendistribusikan air bersih darurat menggunakan lima mobil tangki sejak 23 Januari 2026.
Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat merespons kondisi kekeringan yang menyebabkan sumur-sumur dangkal milik warga mengering di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat.
Krisis air bersih itu dipicu berpindahnya aliran Sungai Batang Kuranji akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025, kemudian kembali terjadi pada 2 Januari 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak menjadi prioritas utama pemerintah.
"Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Kementerian PU langsung turun tangan dengan langkah-langkah teknis di lapangan, mulai dari perbaikan saluran, pengaliran air, hingga distribusi air bersih kepada masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara saat masyarakat menghadapi kesulitan," ujar Dody dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).
Dalam penanganan awal, Kementerian PU menyiapkan langkah yang difokuskan pada upaya mengalirkan air ke saluran irigasi Gunung Nago Kanan dan Gunung Nago Kiri.
Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, kondisi saluran irigasi Gunung Nago Kiri yang berada di depan SMA Negeri 9 Padang masih dipenuhi sedimen. Kondisi itu membuat saluran perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum air bisa dialirkan secara optimal.
Pembersihan saluran irigasi tersebut dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Padang dan SDABK Provinsi Sumatera Barat. Proses pembersihan didukung alat berat berupa excavator dan dump truck.
Pada saat bersamaan, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V juga melakukan perbaikan pada intake saluran. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kelancaran suplai air ke saluran irigasi.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga selama proses pekerjaan berlangsung, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat menurunkan 5 armada mobil tangki air dan 30 Hidran Umum (HU).
Baca Juga: Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam
Pengambilan air dilakukan di kawasan Limau Manis dengan bantuan pompa dari BWS Sumatera V. Distribusi air tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat terdampak yang sumurnya mengering.
Sementara untuk saluran irigasi Gunung Nago Kanan, pengaliran air dilakukan menggunakan pompa dari BWS Sumatera V yang didukung jaringan pipa dari BPBPK. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan itu sejak 23 Januari 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas