Foto / News
Senin, 26 Januari 2026 | 19:37 WIB
Sejumlah warga mengumpulkan kayu yang terdampar di Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc]
Sejumlah anak mengumpulkan kayu yang terdampar di Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc]
Sejumlah warga mengumpulkan kayu yang terdampar di Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc]
Sejumlah warga mengumpulkan kayu yang terdampar di Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc]
Sejumlah warga mengumpulkan kayu yang terdampar di Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026). [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc]

Suara.com - Sejumlah warga mengumpulkan kayu yang terdampar di Pantai Utara Desa Larangan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026).

Sampah berbagai macam kayu gelondongan, diantaranya sengon dan mahoni itu menumpuk di sepanjang pantai Utara terbawa arus pascabanjir bandang dari Gunung Slamet.

Kondisi tersebut menarik perhatian penduduk setempat, yang ramai-ramai mengumpulkan dan memindahkan kayu untuk dimanfaatkan atau dibersihkan dari area pesisir.

Sementara itu, sejumlah pihak mengingatkan bahwa kejadian ini menjadi bukti dampak panjang dari banjir bandang yang melanda kawasan hulu, sekaligus mengundang diskusi mengenai upaya mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan di sepanjang aliran sungai menuju pesisir. [ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc]

Load More