-
Michael Carrick sukses membangkitkan semangat juang pemain Manchester United sejak awal Januari 2026.
-
United meraih kemenangan krusial atas Manchester City dan Arsenal berkat strategi brilian Carrick.
-
Matheus Cunha jadi pahlawan kemenangan meski sering bermain sebagai pemain pengganti di United.
Suara.com - Kondisi ruang ganti Manchester United kini mengalami perubahan drastis sejak kendali tim berpindah tangan.
Harry Maguire mengungkapkan bahwa kehadiran manajer baru telah memberikan dampak instan yang sangat positif bagi seluruh pemain.
Sang kapten merasa atmosfir di dalam skuad menjadi jauh lebih hidup dibandingkan periode-periode sebelumnya yang penuh tekanan.
Energi baru yang disuntikkan oleh sang pelatih terbukti ampuh mengangkat moral bertanding para penggawa Setan Merah.
Maguire melihat ada gairah yang kembali menyala di mata rekan-rekannya saat bersiap menghadapi pertandingan besar.
"Ketika Michael (Carrick-red) datang, dia melakukan hal yang brilian di tim. Dia membawa energi segar, mengembalikan semangat tim," tutur Maguire.
Pernyataan tersebut merujuk pada pengaruh besar yang dibawa Carrick sejak mulai memimpin tim pada Januari 2026.
Mantan gelandang legendaris itu dinilai sukses menanamkan motivasi ekstra agar tim terus berjuang hingga peluit akhir.
Efektivitas kepemimpinannya langsung teruji dalam dua pertandingan perdana yang tergolong sangat berat dan krusial.
Baca Juga: Roy Keane Ragukan Michael Carrick, Manchester United Butuh Pelatih Lebih Besar
Ujian pertama datang saat mereka harus menghadapi sang rival sekota, Manchester City, di Old Trafford.
Banyak pengamat sepak bola sempat meragukan kapasitas United untuk bisa meraih poin dalam dua laga tersebut.
Publik bahkan memprediksi bahwa United akan menelan kekalahan pahit saat berjumpa dengan Manchester City dan Arsenal.
Namun kenyataan di lapangan berkata lain karena Bruno Fernandes dan kawan-kawan tampil sangat perkasa di lapangan.
The Citizens berhasil dipukul mundur dengan skor meyakinkan 2-0 di depan pendukung fanatik Manchester United sendiri.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa taktik yang diterapkan Carrick berjalan dengan sangat sempurna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi