- Bayern Munich, walau lolos, akan tampil serius kontra PSV Eindhoven dalam laga terakhir fase liga Liga Champions Kamis dini hari.
- Pelatih Vincent Kompany menegaskan Bayern tidak akan rotasi besar meskipun statistik pertemuan mendukung mereka melawan PSV.
- Kekalahan akhir pekan lalu mengakhiri rekor tak terkalahkan Bayern di Bundesliga, menjadikan laga ini momentum penting.
Suara.com - Bayern Munich memastikan tidak akan mengendurkan permainan saat menghadapi PSV Eindhoven dalam laga terakhir fase liga Liga Champions, Kamis (29/1) dinihari WIB.
Meski sudah memastikan tiket ke babak 16 besar dan posisi delapan besar klasemen, pelatih Bayern, Vincent Kompany, menegaskan timnya tetap tampil serius dan kompetitif.
Bayern datang ke Philips Stadion dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengamankan kemenangan atas Union Saint-Gilloise, yang membuat mereka dipastikan finis di delapan besar fase liga.
Secara statistik, Bayern juga tampil impresif musim ini sebagai tim tersubur Liga Champions dengan koleksi 20 gol.
Rekor pertemuan pun berpihak kepada raksasa Bundesliga itu. PSV tercatat telah enam kali kalah dari Bayern, menjadikan Bayern sebagai lawan yang paling sering mengalahkan klub asal Belanda tersebut di kompetisi Eropa.
Persentase kekalahan PSV melawan Bayern juga sangat tinggi, mencapai 75 persen.
Namun demikian, Kompany menegaskan bahwa catatan statistik tidak bisa dijadikan patokan mutlak.
Apalagi, Bayern justru punya rekor tandang yang kurang meyakinkan saat bertemu tim-tim Belanda di Liga Champions, hanya sekali menang dari tujuh laga tandang, tanpa satu pun clean sheet.
Di sisi lain, meski PSV menelan dua kekalahan terakhir di Liga Champions, mereka mencatat hasil spektakuler di fase liga dengan kemenangan telak atas Liverpool dan Napoli.
Baca Juga: Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal
“Menang 6-2 dan 4-1 atas Napoli dan Liverpool adalah hasil yang sangat unik dan mengejutkan. Tapi itu menunjukkan bahwa PSV adalah tim yang percaya diri,” kata Kompany dikutip dari Beinsports.
“Mereka kuat di lini depan, sangat cepat saat melakukan serangan balik, dan punya pemain-pemain yang mampu mencetak gol.”
Meski Bayern sudah lolos, Kompany menolak melakukan rotasi besar-besaran. Ia menegaskan Bayern tidak akan tampil setengah hati.
“Kami tidak akan mengendur melawan siapa pun. Kami membawa hampir seluruh skuad. Hanya beberapa pemain yang masih beradaptasi setelah kembali. Ada juga pemain yang sudah bermain sangat banyak menit,” ujarnya.
“Kami tahu kualitas PSV. Kami tidak bisa datang hanya dengan pemain seadanya. Kami percaya pada skuad kami dan pada siapa pun yang akan bermain besok.”
Laga ini juga menjadi momentum penting bagi Bayern setelah rekor tak terkalahkan mereka di Bundesliga terhenti akhir pekan lalu usai kalah 1-2 dari Augsburg.
Berita Terkait
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Satu Gol Lagi, Kylian Mbappe Lewati Rekor Abadi Cristiano Ronaldo di Liga Champions
-
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Bayern Munich: Misi Bangkit Die Roten
-
Prediksi Skor Arsenal vs Kairat: The Gunners Bakal Pesta Gol di Emirates
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
Terkini
-
Ordal Timnas Indonesia Punya Andil Maarten Paes ke Ajax Amsterdam
-
Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan
-
Jelang Hadapi Kirgistan, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Punya Permintaan ke Suporter
-
Dua Faktor Kunci Bikin Maarten Paes Bisa Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam
-
1 Detik Gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes Geser Kiper Liverpool
-
Kenapa Ajax Amsterdam Incar Maarten Paes?
-
Pelatih Timnas Indonesia Beberkan Rahasia Mampu Hajar Korea Selatan di Piala Asia Futsal 2026
-
Latihan Persija Disaksikan John Herdman, Mauricio Souza Acungi Jempol
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar
-
Segini Biaya Transfer Ajax Amsterdam untuk Datangkan Maarten Paes dari FC Dallas