- IHSG terjun bebas hingga melampaui angka 6% berada di level 8.395 atau turun 582 basis poin hingga pukul 10:41 Wib.
- Aksi jual masif (panic selling) menyapu bersih penguatan yang sempat diraih indeks pada awal tahun.
- Tekanan jual terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan pembekuan sementara penilaian free float bagi saham-saham di Indonesia.
Suara.com - Pasar modal Indonesia diguncang hebat pada perdagangan Rabu (28/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga melampaui angka 6% berada di level 8.395 atau turun 582 basis poin hingga pukul 10:41 Wib.
Kondisi ini nandai koreksi harian terdalam sejak Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani pada September 2025 lalu.
Aksi jual masif (panic selling) menyapu bersih penguatan yang sempat diraih indeks pada awal tahun, membawa IHSG kembali ke level psikologis bawah di rentang 8.300-an.
Tekanan jual terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan pembekuan sementara penilaian free float bagi saham-saham di Indonesia.
Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran investor global terhadap transparansi kepemilikan saham dan likuiditas pasar. Keputusan ini memicu kekhawatiran bahwa bobot Indonesia dalam indeks global akan dipangkas.
Hampir seluruh sektor saham di BEI anjlok. Sektor energi memimpin pelemahan dengan penurunan 9,24%, disusul sektor infrastruktur 7,42%, sektor material dasar 6,06%, dan sektor properti 5,44%.
Mayoritas emiten papan atas hingga lapis kedua terkena imbas sentimen negatif global dan domestik. Sejumlah saham heavyweight (pemberat indeks) seperti BBCA, BBRI, BREN, dan DSSA menjadi motor utama pelemahan. Beberapa di antaranya bahkan menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB).
Investor asing tercatat melakukan net sell (jual bersih) yang sangat masif. Dalam seminggu terakhir saja, dana asing keluar mencapai lebih dari Rp5,8 triliun, dengan fokus utama penjualan pada sektor perbankan dan energi.
Baca Juga: Purbaya Skakmat Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui