- Manchester City menjamu Galatasaray pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB demi lolos otomatis Liga Champions.
- City menghadapi kondisi darurat karena badai cedera lini belakang serta absennya Rodri akibat skorsing kartu merah.
- Pep Guardiola meminta suporter penuh dukungan dan mewaspadai ancaman pemain bintang Galatasaray termasuk Osimhen dan eks pemain City.
Suara.com - Ujian krusial menanti Manchester City saat menjamu Galatasaray dalam laga penentuan di Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Namun jelang duel hidup mati ini, skuad asuhan Pep Guardiola justru berada dalam kondisi darurat.
Lini pertahanan mereka hancur lebur dihantam badai cedera, diperparah dengan absennya sang jenderal lapangan tengah, Rodri akibat sanksi kartu merah.
Situasi ini sangat genting, mengingat The Citizens wajib meraih kemenangan untuk mengamankan tiket lolos otomatis ke babak 16 besar dari posisi mereka yang masih terjepit di peringkat 11.
Sadar akan kondisi timnya yang compang-camping, Guardiola secara khusus meminta dukungan penuh dari para suporter di Etihad Stadium.
Sang manajer enggan terjebak dalam hitung-hitungan rumit di papan klasemen. Baginya, fokus utama adalah memenangkan pertandingan di depan mata.
"Saya lebih suka memiliki lebih banyak (poin) tetapi itulah yang pantas kami dapatkan. Kami perlu fokus dan mencoba memenangkan pertandingan kami lalu melihat di posisi mana kami finis," kata Pep Guardiola.
"Kami akan melihat hasilnya dalam 10 menit terakhir dan kemudian kami akan melihat (apa yang harus kami lakukan). Kami harus fokus pada permainan kami, itulah kuncinya," sambungnya.
Tantangan menjadi semakin berat karena lawan yang dihadapi bukanlah tim sembarangan.
Baca Juga: Satu Gol Lagi, Kylian Mbappe Lewati Rekor Abadi Cristiano Ronaldo di Liga Champions
Galatasaray datang dengan status pemuncak Liga Turki dan diperkuat barisan pemain bintang yang siap meneror pertahanan City yang keropos.
Guardiola secara spesifik menyoroti ancaman dari Victor Osimhen dan dua mantan anak asuhnya, Leroy Sane serta Ilkay Gundogan.
"Kualitas yang mereka miliki. Osimhen adalah pemain kelas atas. Mereka terhubung dengannya," ucap Guardiola.
"Leroy (Sane) dan kedua sayap sangat cepat. Gundo, Lemina, adalah pemain berpengalaman," tambahnya lagi.
Kondisi darurat City semakin parah dengan absennya pilar utama seperti Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan John Stones. Bahkan rekrutan baru, Marc Guehi belum bisa diturunkan karena terganjal regulasi.
"Galatasaray adalah salah satu klub terbesar dan mereka selalu memiliki pemain bagus," ujar Pep waspada.
Satu-satunya secercah harapan datang dari kondisi Nico Gonzalez yang mulai membaik, namun kepastiannya baru akan ditentukan jelang laga.
"Hari ini adalah sesi latihan terakhir. Kami menilai hari ini," pungkas Pep Guardiola.
Berita Terkait
-
Juventus Punya Rekor Tandang Buruk Lawan Klub Prancis, Spalletti: Kami Tanpa Beban vs Monaco
-
Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan
-
Bayern Munich Tak Mau Lembek Lawan PSV, Vincent Kompany Janjikan Permainan Tensi Tinggi
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
5 Fakta Pesta Gol 7-1 Jerman atas Curacao: Ulangi Rekor Saat Bantai Brasil
-
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Mengamuk Lumat Curacao 7-1
-
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
-
Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
-
Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi
-
Dilema Scaloni! Julian Alvarez atau Lautaro Martnez, Siapa Jadi Striker Argentina?
-
Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru