Bola / Bola Dunia
Kamis, 29 Januari 2026 | 12:08 WIB
Media Belanda sebut Ajax tertipu FC Dallas soal transfer Maarten Paes. (Instagram/maartenpaes)
Baca 10 detik
  • Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi pindah ke Ajax Amsterdam dari FC Dallas pada Januari 2026.
  • Ajax diduga membayar mahal sekitar 1,2-1,25 juta euro, melebihi estimasi nilai pasar Paes yaitu 900 ribu euro.
  • Kebutuhan mendesak akan kiper baru serta pengaruh Jordi Cruyff diyakini menjadi alasan Ajax mengambil keputusan transfer tersebut.

Suara.com - Kepindahan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes ke Ajax Amsterdam menjadi salah satu kejutan terbesar di bursa transfer Januari 2026.

Namun di tengah euforia, muncul sebuah narasi tak terduga dari media Belanda yang mengklaim bahwa raksasa Eredivisie itu telah membayar terlalu mahal, seolah menjadi korban dalam negosiasi.

Menurut laporan yang beredar, Ajax sepakat menebus Paes dari FC Dallas dengan mahar sekitar 1,2 hingga 1,25 juta euro atau sekitar Rp 24 miliar.

Angka ini disepakati meskipun kontrak sang kiper di Major League Soccer (MLS) baru akan berakhir pada akhir tahun 2026.

Meskipun nominal tersebut tidak terlalu besar untuk klub sekelas Ajax, media Belanda Football Transfers menyorotinya sebagai sebuah kejanggalan.

Mereka membandingkan harga beli tersebut dengan Estimasi Nilai Transfer Paes menurut data mereka, yang hanya berada di angka 900 ribu euro (sekitar Rp 18 miliar).

Perbedaan signifikan inilah yang membuat mereka melontarkan klaim tajam bahwa Ajax berada di pihak yang dirugikan.

"Mengingat biaya transfer sebesar 1,25 juta euro, tampaknya Ajax pada dasarnya ditipu oleh FC Dallas," tulis Football Transfers dalam laporannya.

Lantas mengapa Ajax rela membayar lebih. Krisis di sektor penjaga gawang diyakini menjadi penyebab utamanya.

Baca Juga: Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu

Kepergian kiper senior Remko Pasveer dan status Vitezslav Jaros yang hanya pemain pinjaman membuat Ajax berada dalam posisi tawar yang lemah dan butuh solusi cepat.

Meski begitu, seorang pundit sepak bola Belanda, Cristian Willaert meragukan Paes akan langsung menjadi pilihan utama. Hal ini membuat harga yang dibayarkan Ajax semakin dipertanyakan.

"Saya rasa dia tidak akan menjadi kiper nomor satu Ajax. Mereka akan melihatnya sebagai pilihan kedua yang berpengalaman, di belakang kiper pilihan utama baru yang masih perlu didapatkan," kata reporter ESPN tersebut.

Di sisi lain, kepindahan ini juga tak lepas dari pengaruh orang dalam. Kehadiran Direktur Teknik baru Ajax, Jordi Cruyff yang juga merupakan penasihat PSSI, serta Denny Landzaat diyakini memberikan rekomendasi positif yang memantapkan langkah Ajax untuk merekrut kiper berpaspor Indonesia tersebut.

Load More