-
Real Madrid kalah 2-4 dari Benfica dan gagal masuk posisi delapan besar klasemen.
-
Kylian Mbappe mengkritik keras performa tim yang dianggap tidak memiliki mentalitas sebagai juara.
-
Los Blancos terlempar ke posisi sembilan dan harus melalui babak playoff Liga Champions.
Sebelum pertandingan ini dimulai, Real Madrid sebenarnya berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.
Mereka sempat menduduki peringkat ketiga klasemen di bawah bayang-bayang Arsenal dan juga Bayern Munchen.
Namun, kehilangan tiga poin di laga krusial ini membuat posisi mereka merosot tajam secara drastis.
Kini Real Madrid harus puas mengakhiri fase liga dengan menempati peringkat kesembilan secara keseluruhan.
Satu poin saja sebenarnya cukup untuk membuat mereka menyalip posisi Manchester City di zona aman.
Andai laga berakhir imbang, Madrid dipastikan lolos langsung karena unggul produktivitas gol atas City.
Kegagalan ini memaksa tim penguasa Liga Champions tersebut harus menempuh jalur playoff yang lebih berat.
Alvaro Arbeloa kini memiliki beban berat untuk membangkitkan mentalitas juara anak asuhnya yang sedang runtuh.
Statistik menunjukkan bahwa intensitas serangan Madrid menurun drastis pada babak kedua pertandingan melawan Benfica tersebut.
Baca Juga: Siapa Lawan Real Madrid di Babak Play-off Liga Champions, Lawan Benfica Lagi?
Para pendukung setia Madrid kini menanti perubahan nyata agar kejayaan di Eropa tidak terhenti prematur.
Perjalanan di kompetisi kasta tertinggi Eropa musim ini terbukti jauh lebih kompetitif bagi Los Blancos.
Mbappe menegaskan bahwa tanpa perbaikan mendasar, status tim juara hanyalah sekadar nama tanpa bukti nyata.
Arsenal dan Bayern Munchen sendiri sukses mempertahankan konsistensi mereka dengan finis di posisi dua teratas.
Madrid kini harus bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh lainnya untuk memperebutkan tiket tersisa ke 16 besar.
Fokus utama saat ini adalah membenahi stabilitas permainan agar kejadian memalukan di Portugal tidak terulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026