Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:17 WIB
Maarten Paes (IG Marteen Paes)
Baca 10 detik
  • Maarten Paes resmi pindah ke Ajax Amsterdam dengan nilai transfer fantastis Rp24 miliar.

  • Kontrak berdurasi 3,5 musim telah disepakati hingga tahun 2029 di Liga Belanda.

  • FC Dallas tetap untung secara finansial meski kehilangan kiper utama Timnas Indonesia tersebut.

Banyak pihak menganggap langkah ini merupakan keputusan strategis bagi perkembangan performa individu sang penjaga gawang.

Media ternama asal Amerika Serikat Bigdsoccer menyebutkan bahwa transaksi ini sebenarnya sudah sangat terprediksi.

Analisis dari Drew Epperley menekankan bahwa Paes memang sedang menunggu momentum tepat untuk pindah klub.

"Ia kehilangan posisi utama dan melewati musim 2025 yang dinilai kurang mengesankan," tulis laporan tersebut.

Epperley menambahkan bahwa indikasi hengkangnya Paes sudah mulai terendus publik sejak pengujung tahun lalu.

Meskipun harus kehilangan kiper tangguh namun manajemen FC Dallas meraup keuntungan dari sisi bisnis.

Penjualan Paes ke klub sebesar Ajax memberikan suntikan dana segar bagi neraca keuangan tim MLS tersebut.

Bagi Maarten Paes pribadi bergabung dengan kesebelasan legendaris seperti Ajax merupakan impian yang nyata.

Fasilitas dan sejarah panjang klub tersebut dinilai terlalu istimewa untuk ditolak oleh pemain manapun.

Baca Juga: Media Amerika Bongkar Alasan Sebenarnya Maarten Paes Tinggalkan FC Dallas

Banyak pengamat meyakini bahwa langkah ini diambil tepat saat Paes berada di puncak keemasan kariernya.

Kini publik Indonesia menantikan aksi heroik kiper kebanggaannya di bawah mistar gawang tim berjuluk De Joden.

Ekspektasi tinggi tentu mengiringi langkah kaki Paes saat memasuki stadion megah di pusat kota Amsterdam.

Dengan pengalaman internasional yang mumpuni ia diharapkan mampu bersaing memperebutkan posisi kiper nomor satu.

Dukungan penuh dari suporter di tanah air dipastikan akan mengalir deras seiring resminya pengumuman ini.

Petualangan baru di benua Eropa menjadi babak krusial bagi perjalanan profesional seorang Maarten Paes.

Load More