-
Ramadhan Sananta terancam kehilangan posisi utama di DPMM FC karena minim kontribusi gol.
-
Statistik Sananta kalah dari Jordan Murray dan pemain lokal Brunei, Hakeme Yazid.
-
Kedatangan striker Nigeria Christian Irobiso semakin memperkecil peluang bermain reguler bagi Sananta.
Suara.com - Eksistensi Ramadhan Sananta sebagai ujung tombak utama DPMM FC kini sedang berada di ujung tanduk.
Penyerang andalan Timnas Indonesia tersebut tengah berjuang keras mengembalikan ketajamannya pada kompetisi Liga Super Malaysia.
Ekspektasi tinggi yang dibebankan kepada pemain berusia 23 tahun ini belum berbanding lurus dengan hasil di lapangan.
Situasi internal klub menunjukkan bahwa posisi Sananta tidak lagi mendapatkan jaminan sebagai pemain inti.
Tekanan semakin meningkat seiring dengan performa lini serang tim yang dituntut untuk terus memberikan kontribusi nyata.
Secara kumulatif Sananta baru berhasil membukukan empat gol serta dua assist dari 18 penampilan resminya.
Angka produktivitas tersebut dinilai masih sangat minim untuk ukuran pemain asing di liga luar negeri.
Jika dibandingkan dengan rekan setimnya, torehan Sananta terlihat tertinggal cukup jauh di papan skor internal.
Jordan Murray tercatat jauh lebih efektif dengan perolehan enam gol ditambah koleksi empat assist sejauh ini.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
Bahkan pemain sayap asli Brunei, Hakeme Yazid, mampu melampaui statistik Sananta dengan torehan enam gol.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa persaingan memperebutkan satu tempat di lini depan DPMM FC sangatlah sengit.
Meskipun sempat mencetak gol pada ajang Piala Malaysia 2026, hal itu belum dianggap sebagai solusi permanen.
Gol tersebut bersarang di gawang Kelantan Red Warriors dan sempat memberikan harapan baru bagi sang pemain.
Momen tersebut diharapkan mampu memicu kembali rasa percaya diri Sananta yang sempat hilang dalam beberapa laga.
Namun kenyataan di kompetisi liga justru menunjukkan grafik yang cenderung stagnan dan mengkhawatirkan manajemen tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga