-
Ramadhan Sananta terancam kehilangan posisi utama di DPMM FC karena minim kontribusi gol.
-
Statistik Sananta kalah dari Jordan Murray dan pemain lokal Brunei, Hakeme Yazid.
-
Kedatangan striker Nigeria Christian Irobiso semakin memperkecil peluang bermain reguler bagi Sananta.
Catatan terakhir Sananta dalam mencatatkan namanya di papan skor liga terjadi pada pekan ke-12 lalu.
Sejak saat itu ia tercatat gagal menyumbangkan gol dalam empat pertandingan secara berturut-turut di kompetisi domestik.
Mandulnya lini depan ini memaksa tim pelatih untuk mencari alternatif baru guna meningkatkan daya gedor.
Keputusan strategis pun diambil manajemen dengan mendatangkan tenaga baru dari Benua Afrika di bursa transfer.
Kehadiran sosok Christian Irobiso asal Nigeria secara otomatis mempersempit ruang gerak bagi pemain asal Indonesia itu.
Irobiso didatangkan dengan profil penyerang yang memiliki fisik kuat untuk menekan pertahanan lawan secara intens.
Kehadiran pemain asing baru ini memberikan sinyal bahwa rotasi pemain akan dilakukan secara lebih ekstrem.
Faktanya Sananta mulai sering duduk di bangku cadangan dan kehilangan menit bermain regulernya dalam beberapa laga.
Meski Irobiso sendiri belum memberikan kontribusi assist maupun gol, kehadirannya tetap menjadi beban psikologis bagi Sananta.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
Klub masih menghargai kecepatan lari dan kemampuan Sananta dalam mencari celah di pertahanan lawan yang rapat.
Pihak manajemen tetap memberikan kesempatan bagi Sananta untuk membuktikan kualitasnya sebelum masa kontrak dievaluasi total.
Ketajaman dalam menyelesaikan peluang akhir menjadi kunci utama agar ia tetap bertahan di skuad utama.
Jika tidak segera melakukan perubahan signifikan, ia berisiko hanya menjadi penghangat bangku cadangan hingga akhir musim.
Setiap pertandingan sisa di Liga Super Malaysia akan menjadi ujian berat bagi mentalitas sang penyerang muda.
Ramadhan Sananta harus segera bangkit dari keterpurukan demi mengamankan karier profesionalnya di kancah internasional sepak bola Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Iran vs Selandia Baru, Mehdi Taremi Sebut Perlakuan Buruk AS Rusak Marwah Sepak Bola
-
Timnas Uruguay Alami Keterlambatan Pesawat Parah Menjelang Laga Perdana Melawan Arab Saudi
-
Arab Saudi vs Uruguay: Georgios Donis Bidik Kejutan Besar di Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang
-
Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral
-
FIFA Boncos! Tetap Bayar Wasit Omar Artan yang Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?