Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:37 WIB
Ramadhan Sananta (PSSI)
Baca 10 detik
  • Ramadhan Sananta terancam kehilangan posisi utama di DPMM FC karena minim kontribusi gol.

  • Statistik Sananta kalah dari Jordan Murray dan pemain lokal Brunei, Hakeme Yazid.

  • Kedatangan striker Nigeria Christian Irobiso semakin memperkecil peluang bermain reguler bagi Sananta.

Catatan terakhir Sananta dalam mencatatkan namanya di papan skor liga terjadi pada pekan ke-12 lalu.

Sejak saat itu ia tercatat gagal menyumbangkan gol dalam empat pertandingan secara berturut-turut di kompetisi domestik.

Mandulnya lini depan ini memaksa tim pelatih untuk mencari alternatif baru guna meningkatkan daya gedor.

Keputusan strategis pun diambil manajemen dengan mendatangkan tenaga baru dari Benua Afrika di bursa transfer.

Kehadiran sosok Christian Irobiso asal Nigeria secara otomatis mempersempit ruang gerak bagi pemain asal Indonesia itu.

Irobiso didatangkan dengan profil penyerang yang memiliki fisik kuat untuk menekan pertahanan lawan secara intens.

Kehadiran pemain asing baru ini memberikan sinyal bahwa rotasi pemain akan dilakukan secara lebih ekstrem.

Faktanya Sananta mulai sering duduk di bangku cadangan dan kehilangan menit bermain regulernya dalam beberapa laga.

Meski Irobiso sendiri belum memberikan kontribusi assist maupun gol, kehadirannya tetap menjadi beban psikologis bagi Sananta.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan

Klub masih menghargai kecepatan lari dan kemampuan Sananta dalam mencari celah di pertahanan lawan yang rapat.

Pihak manajemen tetap memberikan kesempatan bagi Sananta untuk membuktikan kualitasnya sebelum masa kontrak dievaluasi total.

Ketajaman dalam menyelesaikan peluang akhir menjadi kunci utama agar ia tetap bertahan di skuad utama.

Jika tidak segera melakukan perubahan signifikan, ia berisiko hanya menjadi penghangat bangku cadangan hingga akhir musim.

Setiap pertandingan sisa di Liga Super Malaysia akan menjadi ujian berat bagi mentalitas sang penyerang muda.

Ramadhan Sananta harus segera bangkit dari keterpurukan demi mengamankan karier profesionalnya di kancah internasional sepak bola Asia.

Load More