- Raul Jimenez dan Yaya Toure tercatat sebagai penendang penalti paling sempurna di Premier League hingga 1 Februari 2026.
- Matt Le Tissier bersama beberapa pemain lain mencatat tingkat keberhasilan penalti di atas 93 persen dalam sejarah liga.
- Alan Shearer memegang rekor penalti terbanyak, sementara Juan Pablo Angel tercatat memiliki persentase keberhasilan terendah (50%).
Suara.com - Di Premier League, penalti itu kelihatannya cuma bola, gawang, dan kiper. Tapi kenyataannya? Itu ujian mental level dewa. Ada yang mukanya datar, ada juga yang keringatnya kelihatan dari kamera zoom.
Nah, data per 1 Februari 2026 seperti dikutip dari data Opta, ini ngebuktiin satu hal penting, nggak semua pemain besar cocok berdiri di titik putih. Ada yang lahir sebagai algojo, ada juga yang…
Dua Manusia Paling Tenang di Premier League
Kalau penalti itu ujian hidup, Raul Jimenez dan Yaya Toure lulus tanpa remedial.
Raul Jimenez: 12 penalti, 12 gol. Nol drama. Nol gagal.
Gol penaltinya ke gawang Manchester United Februari 2026 bikin dia resmi jadi penendang penalti paling sempurna di Premier League.
Yaya Toure: 11 dari 11.
Tujuh di antaranya gol penentu kemenangan. Artinya: bukan cuma masuk, tapi masuknya pas banget.
Soal penalti, dua orang ini jelas masuk kategori tenang tapi mematikan.
Baca Juga: 5 Fakta Usai Kemenangan Manchester United 3-2 atas Fulham, Carrick Masuk Buku Sejarah
Klub 90 Persen
Di bawah dua nama sakral tadi, ada deretan pemain yang hampir selalu bikin kiper salah tebak.
- Matt Le Tissier: 25 dari 26. Satu-satunya gagal? Tahun 1993. Diselamatkan Mark Crossley. Selebihnya? Aman sentosa.
- Danny Murphy, Callum Wilson, James Beattie, Cole Palmer. Semuanya di atas 93%. Palmer sempat sempurna sampai penalti ke-13.
- Bukayo Saka
- Ivan Toney
- Aleksander Isak.
Legenda Juga Manusia, Kadang Tiang Lebih Dekat
Thierry Henry
23 gol dari 25 penalti. Uniknya?
Nggak pernah diselamatkan kiper. Dua kali gagal karena membentur tiang.
Berita Terkait
-
5 Fakta Usai Kemenangan Manchester United 3-2 atas Fulham, Carrick Masuk Buku Sejarah
-
Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
-
Hapus Kebingungan Era Amorim, Taktik Sederhana Carrick Bawa Manchester United Menang Beruntun
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
-
Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol