- Bek keturunan Palembang, Dion Markx, meninggalkan Eropa untuk bergabung dengan Persib Bandung karena menganggapnya klub besar.
- Keputusan bergabung diambil tanpa keraguan setelah Dion Markx memantau perkembangan Liga Indonesia bersama Timnas U-23.
- Dion Markx direkrut langsung oleh Bojan Hodak dari TOP Oss untuk memperkuat lini belakang selama 2,5 musim ke depan.
Suara.com - Bek anyar Persib, Dion Markx yang memiliki darah keturunan Palembang buka suara setelah rela meninggalkan Eropa demi bisa bergabung dengan Maung Bandung.
Bahkan, ia tidak banyak berpikir menerima pinangan tim kesayangan Bobotoh tersebut.
Dion mengungkapkan, tak ada keraguan sama sekali dalam dirinya saat menerima tawaran dari Persib. Menurutnya, saat bergabung bersama tim nasional Indonesia U-23, ia sudah mulai mengikuti perkembangan kompetisi di Indonesia.
Baginya Persib adalah tim besar. Menurutnya, sebuah kesempatan yang bagus bisa bergabung dengan juara Liga 1 musim lalu itu.
"Persib adalah klub besar dan sarat prestasi, juara dua kali beruntun. Tentu saya sangat senang dengan tawaran ini," kata Dion dilansir dari laman resmi klub.
Lebih lanjut, Dion mengaku diajak langsung oleh Bojan Hodak merapat ke Persib Bandung.
Juru taktik asal Kroasia tersebut pun mengungkap beberapa faktor yang membuat Dion tertarik. Salah satunya adalah kelebihan yang berguna untuk tim.
"Dia (Hodak) lugas dan menyenangkan. Saat itu, dia menjelaskan apa saja sisi kelebihan saya dan apa saja yang perlu saya perbaiki untuk kebutuhan tim nanti," ungkap pemain 20 tahun ini.
"Saya masih muda dan kompetitif. Saya siap untuk bersaing," pungkasnya.
Baca Juga: Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
Persib mendatangkan Dion Markx dari klub divisi kedua Liga Belanda, TOP Oss. Dia diharapkan dapat memperkuat lini belakang Pangeran Biru selama 2,5 musim ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?